Sekolah Rakyat Sumenep Sepi Peminat, Penjaringan Siswa Terancam Tak Penuhi Target

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GENERASI BANGSA: Siswa SD sedang mengikuti upacara di halaman sekolah. (radarpantura.id/istimewa)

GENERASI BANGSA: Siswa SD sedang mengikuti upacara di halaman sekolah. (radarpantura.id/istimewa)

SUMENEP, radarpantura.id – Program Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Sumenep masih menghadapi kendala dalam menjaring peserta didik. Hingga pertengahan Juni 2026, jumlah calon siswa yang mendaftar baru mencapai 38 orang atau belum memenuhi kebutuhan minimal untuk pembentukan rombongan belajar (rombel).

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Sumenep, Hairullah, mengatakan setiap jenjang pendidikan di SRT sedikitnya membutuhkan satu rombel yang berisi 30 siswa. Sementara itu, SRT Sumenep membuka dua jenjang pendidikan, yakni sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Total peserta didik yang dibutuhkan sedikitnya 60 orang untuk dua jenjang tersebut.

“Kami masih terus melakukan penjaringan,” kata Hairullah, Jumat (19/6/26).

Menurut Hairullah, sampai sekarang jumlah pendaftar calon siswa jenjang SD di SRT Sumenep baru mencapai lima orang. Sedangkan pendaftar di jenjang SMP yaitu tercatat sebanyak 33 orang.

Minimnya jumlah pendaftar, kata dia, tidak lepas dari belum optimalnya sosialisasi program kepada masyarakat. Selama ini, proses pendataan dan edukasi mengenai SRT lebih banyak dilakukan oleh pendamping PKH.
Padahal, upaya penjaringan calon siswa membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga organisasi perangkat daerah terkait.

“Pencarian calon siswa akan lebih efektif jika semua unsur ikut bergerak,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, kata Hairullah, sebenarnya telah menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat pemenuhan kuota siswa SRT. Namun, tindak lanjut di lapangan dinilai belum berjalan maksimal.

“Hingga sekarang, pendamping PKH masih menjadi pihak yang paling aktif melakukan penjaringan,” katanya.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, Abd Rahman Riadi, mengakui informasi mengenai SRT belum sepenuhnya diterima masyarakat. Kondisi itu, menurut dia, menjadi salah satu penyebab rendahnya jumlah pendaftar.

Dinas Sosial berencana memperluas sosialisasi dengan menggandeng pemerintah desa, pendamping PKH, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Kami akan memperluas jangkauan sosialisasi agar keluarga miskin dan miskin ekstrem yang memenuhi kriteria dapat mengetahui dan mengakses program ini,” pungkasnya. (*/bus)

Berita Terkait

Wabup Nahkodai DPC Partai Gerindra Sampang
Dr. Naghfir Raih Juara 1
Hari Jadi ke-757 Sumenep, SDN Pangarangan 1 Kenalkan Sejarah Keraton kepada Siswa
BPRS Bhakti Sumekar Buka Akses Pembiayaan Syariah bagi PPPK Kemenag
BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026
Pemkab Sumenep Buka Ruang Kolaborasi, Santri Didorong Perkuat Kontribusi
DKPP Sumenep Genjot Kompetensi Petani hingga Teknologi Pertanian
DKPP Sumenep Gencarkan Swasembada Pangan, Pendampingan Petani dan Demfarm Diperkuat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:43

Wabup Nahkodai DPC Partai Gerindra Sampang

Minggu, 1 November 2026 - 02:25

Dr. Naghfir Raih Juara 1

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13

Hari Jadi ke-757 Sumenep, SDN Pangarangan 1 Kenalkan Sejarah Keraton kepada Siswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26

BPRS Bhakti Sumekar Buka Akses Pembiayaan Syariah bagi PPPK Kemenag

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:23

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026

Berita Terbaru

SOLID: Ketua DPC Partai Gerindra Sampang H. Ahmad Mahfudz (berkaca mata) berfoto bersama dengan anggota fraksi usai menerima SK.

Daerah

Wabup Nahkodai DPC Partai Gerindra Sampang

Senin, 2 Nov 2026 - 18:43

Inspiratif: Dr. Naghfir saat menerima penghargaan dari Pemerintah Daerah sebagai Juara 1 mitra pembayar BPHTB terbesar.

Daerah

Dr. Naghfir Raih Juara 1

Minggu, 1 Nov 2026 - 02:25

BERPRESTASI: Jajaran Direksi BPRS Bhakti Sumekar menunjukkan piagam penghargaan Excellent Performance Sharia Rural Economic Bank Sharia Award 2026 yang digelar oleh Majalah Infobank di Jakarta, Kamis (8/10).

Daerah

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 05:23