BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPUR MBG: Mobil operasional MBG masuk ke kawasan Dapur SPPG di Desa Kolor, Kecamatan/Kabupaten Sumenep, Selasa (28/7). (Miftahol Rosiqin/Radarpantura.id).

DAPUR MBG: Mobil operasional MBG masuk ke kawasan Dapur SPPG di Desa Kolor, Kecamatan/Kabupaten Sumenep, Selasa (28/7). (Miftahol Rosiqin/Radarpantura.id).

SUMENEP, Radarpantura.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasionalisasi 883 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Sudaryono, saat konferensi pers pada Senin (27/7).

Menurut Sudaryono, langkah itu diambil sebagai evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional. Dapur yang tidak memenuhi standar operasional diputuskan tidak lagi beroperasi.

“Kebijakan ini untuk memperkuat tata kelola Program MBG agar berjalan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

BGN menyebut penghentian dilakukan terhadap dapur yang melanggar standar kebersihan maupun operasional. Keputusan yang dikeluarkan berlaku secara permanen terhadap sejumlah dapur bermasalah.

“Dapur yang tidak mengikuti standar operasional tentunya yang di-suspend,” katanya.

Total SPPG yang dihentikan di seluruh Indonesia mencapai 883 dapur. Sedangkan di Wilayah II, meliputi Jawa dan Madura, jumlahnya sebanyak 311 yang terdampak suspend.

Koordinator Wilayah SPPG Sumenep, Moh. Kholilurrahman Hidayatullah, mengatakan belum menerima data resmi dari BGN. Dia belum bisa memastikan SPPG yang tersebar di Kabupaten Sumenep ikut terdampak kebijakan tersebut atau tidak.

“Belum ada daftar nama SPPG yang dikirim oleh BGN,” ujarnya, Selasa (28/7).

Bayor, sapaan akrab Kholilurrahman, bilang belum ada laporan terbaru terkait penghentian operasionalisasi dapur SPPG di daerahnya. Termasuk juga tidak ada informasi lebih lanjut mengenai kendala yang berdampak pada penutupan dapur.

“Masih menunggu penyampaian resmi dari BGN,” pungkasnya. (mif/bus)

Berita Terkait

Operasionalisasi Fasilitas RDF di TPA Sumenep Macet, DLH Berdalih Akibat Perbaikan Bangunan
Kerja Sama DLH Sumenep dengan PT SBI Tak Tuntas, 40 Ton RDF Tak Terjual
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Biosolar B50 Mulai Beredar di Seluruh SPBU Sumenep
Program MBG Tak Berikan Dampak pada Harga Komoditas
Realisasi Fisik RTLH Sumenep Belum Tergarap, DPRD Tekankan Pelerjaan Tak Molor
DKPP Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor, Anggarannya Hampir Rp2 Miliar
Bank Jatim Edukasi ASN Lewat Promo QRIS Rp1, UMKM Ikut Terdongkrak

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:47

Operasionalisasi Fasilitas RDF di TPA Sumenep Macet, DLH Berdalih Akibat Perbaikan Bangunan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:45

Kerja Sama DLH Sumenep dengan PT SBI Tak Tuntas, 40 Ton RDF Tak Terjual

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:39

DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:34

Biosolar B50 Mulai Beredar di Seluruh SPBU Sumenep

Berita Terbaru

KENDARAAN: Truk besar berbahan bakal bio solar. (Moh Busri/Radarpantura.id)

Daerah

Biosolar B50 Mulai Beredar di Seluruh SPBU Sumenep

Selasa, 28 Jul 2026 - 07:34