Bidik Bonus Demografi, Pemkab Sumenep Buka Ruang Kreativitas Anak Muda

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto

SUMENEP, Radarpantura.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai mempersiapkan strategi menghadapi bonus demografi melalui penguatan sektor ekonomi kreatif. Generasi muda diproyeksikan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi daerah dalam beberapa tahun mendatang.

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah mulai memetakan berbagai potensi ekonomi kreatif. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka ruang usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi kalangan muda.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan potensi ekonomi kreatif terus berkembang di tengah masyarakat. Sektor teknologi informasi, kuliner, kerajinan, seni, dan budaya menjadi fokus pengembangan.

Menurut Arif, pemerintah tidak hanya berperan sebagai pembuat kebijakan. Pemerintah juga harus mampu menciptakan ruang bagi lahirnya inovasi dan kreativitas generasi muda.

“Anak-anak muda di Sumenep jangan hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Mereka harus menjadi pelaku utama melalui kreativitas dan inovasi yang dimiliki,” katanya.

Ia menilai bonus demografi akan menjadi peluang besar apabila didukung sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, pemerintah perlu memperluas akses bagi pemuda untuk mengembangkan usaha.

Sebaliknya, bonus demografi dapat menjadi tantangan apabila lapangan kerja tidak tersedia. Pengembangan ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu solusi untuk menyerap tenaga kerja usia produktif.

Selain membuka peluang usaha, kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan laju urbanisasi. Anak muda diharapkan dapat berkembang dan membangun usaha tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.

Bappeda juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif menjangkau wilayah kepulauan. Setiap daerah diharapkan mampu mengembangkan potensi sesuai karakteristik dan sumber daya yang dimiliki.

Pemerintah berharap penguatan sektor ekonomi kreatif melahirkan lebih banyak wirausaha muda. Langkah tersebut juga diharapkan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Menurut Arif, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Perkembangan teknologi dan perubahan ekonomi menjadi peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal.

“Investasi terbaik bagi daerah adalah memberi kesempatan kepada pemuda untuk berkreasi dan membangun daerahnya sendiri,” tandasnya. (*/bus)

Berita Terkait

Mahsun Sowan ke Zulhas, Sinyal Serius Bidik Kursi DPRD Jatim
RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen
Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan
Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan
Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan
PUG Didorong Sampai Desa, Bappeda Sumenep Tekankan Kesetaraan dalam Pembangunan
Bappeda Sumenep Integrasikan Perspektif Gender dalam Pembangunan Daerah
Pendidikan Sumenep Diperkuat, Bappeda Bidik SDM Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:39

Mahsun Sowan ke Zulhas, Sinyal Serius Bidik Kursi DPRD Jatim

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:21

RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:19

Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:17

Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:15

Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan

Berita Terbaru