SUMENEP, Radarpantura.id – Bappeda Kabupaten Sumenep menegaskan keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari tingginya penyerapan anggaran. Pemerintah daerah menempatkan capaian program dan manfaat yang dirasakan masyarakat sebagai indikator utama keberhasilan kinerja.
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, akuntabilitas tidak hanya tercermin dari kelengkapan laporan administrasi. Program pemerintah harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Evaluasi pelaksanaan program dilakukan secara berkala terhadap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh target pembangunan tercapai sesuai indikator kinerja yang telah ditetapkan.
Menurut Arif, sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, setiap penggunaan anggaran harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dari capaian program dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan sistem evaluasi dan pelaporan kinerja sejalan dengan arahan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Menurutnya, langkah itu bertujuan mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. (*/bus)






