SUMENEP, Radarpantura.id – Bappeda Kabupaten Sumenep menguatkan akuntabilitas kinerja OPD melalui optimalisasi Sistem Informasi Kinerja Perangkat Daerah (SIKPD). Upaya tersebut dilakukan agar pelaksanaan program pembangunan lebih efektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, penguatan akuntabilitas harus dimulai sejak tahap perencanaan. Proses tersebut dilanjutkan dengan pelaksanaan program hingga evaluasi yang dilakukan secara transparan.
Seluruh OPD diminta memaksimalkan penggunaan SIKPD dalam menjalankan program pembangunan. Sistem tersebut menjadi instrumen pemantauan terhadap target program, realisasi anggaran, dan capaian kinerja.
“Melalui SIKPD, target program, realisasi anggaran, hingga capaian output dapat dipantau secara berkala. Sistem ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat,” katanya, Sabtu (20/6).
Menurut Arif, Bappeda memiliki tanggung jawab memastikan penggunaan anggaran publik berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Akuntabilitas OPD juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, Bappeda terus memperkuat kualitas sistem pelaporan perangkat daerah. Laporan yang akurat, terintegrasi, dan tepat waktu dinilai penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kami optimistis penguatan sistem pengelolaan kinerja akan meningkatkan kualitas birokrasi,” pungkasnya. (*/bus)






