Jika Ditakdirkan Jadi Bupati, Mathur Tidak Akan Memainkan Fee Proyek

Senin, 9 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, beritadata.id – Bakal calon Bupati Bangkalan, Mathur Husairi, menegaskan serangkaian komitmen antikorupsi yang akan ia jalankan jika dipercaya oleh masyarakat dan ditakdirkan oleh Allah untuk memimpin Bangkalan.

Dalam pernyataannya, Mathur menggarisbawahi empat langkah prioritas yang akan menjadi fokus utamanya dalam membenahi tata kelola pemerintahan di kabupaten tersebut.

“Saya tidak akan memainkan fee proyek. Itu komitmen saya. Ini yang sering menjadi batu sandungan bagi kepala daerah sebelumnya,” ujar Mathur tegas dalam sebuah podcast.

Selain itu, Mathur juga berjanji tidak akan meminta sepeser pun dari dana desa maupun memotong Alokasi Dana Desa (ADD) yang selama ini menjadi salah satu isu sensitif di berbagai daerah.

“Saya juga tidak akan memperjualbelikan jabatan. Integritas dalam penempatan pejabat adalah hal mutlak bagi pemerintahan yang bersih,” tambahnya, Senin (9/9/2024).

Tak hanya itu, Mathur bersama pasangannya, Jayus Salam, berencana untuk menambah alokasi dana desa sebesar 30 hingga 50 persen dari anggaran yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

“Kami sudah berhitung dengan tim. Kami mampu meningkatkan anggaran ini demi pembangunan yang lebih merata dan berkualitas di desa-desa,” tegasnya optimis.

Dengan visi ini, Mathur Husairi berupaya membawa perubahan yang signifikan bagi Bangkalan, terutama dalam hal transparansi dan pemberantasan praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

Komitmen ini diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat Bangkalan yang mendambakan pemimpin bersih dan berintegritas. (Red)

Berita Terkait

Said Abdullah Dorong Penguatan Mitigasi Kekeringan dan Karhutla di Jawa Timur
Merancang Integritas dalam RUU Pemilu
Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah
Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan
Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:33

Said Abdullah Dorong Penguatan Mitigasi Kekeringan dan Karhutla di Jawa Timur

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:42

Merancang Integritas dalam RUU Pemilu

Senin, 21 September 2026 - 19:02

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah

Minggu, 13 September 2026 - 03:50

Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Berita Terbaru

BERPRESTASI: Jajaran Direksi BPRS Bhakti Sumekar menunjukkan piagam penghargaan Excellent Performance Sharia Rural Economic Bank Sharia Award 2026 yang digelar oleh Majalah Infobank di Jakarta, Kamis (8/10).

Daerah

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 05:23