Pemkab Sumenep Buka Ruang Kolaborasi, Santri Didorong Perkuat Kontribusi

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEGAH: Kantor Bupati Sumenep

MEGAH: Kantor Bupati Sumenep

SUMENEP, Radarpantura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong santri mengambil peran lebih luas dalam pembangunan daerah hingga nasional. Pesan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (22/10).

Fauzi menilai santri memiliki bekal penting untuk menjadi penggerak perubahan di tengah tantangan zaman. Penguasaan ilmu agama, keteguhan moral, dan kemampuan intelektual menjadi modal untuk berkontribusi di berbagai sektor.

“Santri bukan hanya bagian dari sejarah bangsa, melainkan juga bagian penting dari masa depan Indonesia,” katanya.

Menurut Fauzi, potensi generasi pesantren perlu mendapat ruang agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Kontribusi santri, tegasnya, tidak semestinya terbatas pada lingkungan pesantren.

Peluang pengembangan santri perlu diperluas, mulai dari pendidikan, kegiatan sosial, ekonomi, hingga kewirausahaan. Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, yakni “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Tema tersebut menegaskan peluang generasi pesantren untuk ikut mendorong kemajuan bangsa. Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya memperkuat kemitraan dengan kalangan pesantren sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

“Pelaksanaannya tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya.

Kemitraan tersebut diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kapasitas generasi muda, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah juga berupaya membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

Fauzi berharap santri mendapat kesempatan lebih luas untuk mengembangkan gagasan dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Dukungan lintas sektor diperlukan agar potensi generasi pesantren berkembang melampaui capaian akademik dan keagamaan.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi para santri,” tandasnya. (*/bus)

Berita Terkait

BPRS Bhakti Sumekar Buka Akses Pembiayaan Syariah bagi PPPK Kemenag
BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026
DKPP Sumenep Genjot Kompetensi Petani hingga Teknologi Pertanian
DKPP Sumenep Gencarkan Swasembada Pangan, Pendampingan Petani dan Demfarm Diperkuat
DKPP Sumenep Kebut Realisasi Program DBHCHT 2026
DKPP Sumenep Genjot Irigasi Tenaga Surya untuk Lahan Pertanian
DKPP Sumenep Perluas Jangkauan Air, Bidik Lahan Tidur Jadi Produktif
DPMD Sumenep Rancang Mekanisme Pilkades 2027 dengan Dua Skema

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26

BPRS Bhakti Sumekar Buka Akses Pembiayaan Syariah bagi PPPK Kemenag

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:23

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:20

Pemkab Sumenep Buka Ruang Kolaborasi, Santri Didorong Perkuat Kontribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:17

DKPP Sumenep Genjot Kompetensi Petani hingga Teknologi Pertanian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:14

DKPP Sumenep Gencarkan Swasembada Pangan, Pendampingan Petani dan Demfarm Diperkuat

Berita Terbaru

BERPRESTASI: Jajaran Direksi BPRS Bhakti Sumekar menunjukkan piagam penghargaan Excellent Performance Sharia Rural Economic Bank Sharia Award 2026 yang digelar oleh Majalah Infobank di Jakarta, Kamis (8/10).

Daerah

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 05:23