Rekruitmen TA Terancam Gagal, Wakil Ketua Dewan Minta Sekwan DPRD Sumenep Cari Solusi

Sabtu, 15 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, beritadata.id – Wacana rekruitmen Tenaga Ahli (TA) untuk anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terancam gagal karena terbentur regulasi dari pusat. 

Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD yang menyebutkan bahwa TA atau kelompok pakar hanya diperuntukkan untuk alat kelengkapan dewan (AKD) dan fraksi saja. 

Wakil Ketua DPRD Sumenep H. Indra Wahyudi mengatakan, jika mengacu pada regulasi tersebut maka adanya TA di DPRD Sumenep memang tidak akan pernah terwujud.

“Ini kan ranahnya Sekwan, kalau bisa ya dicarikan solusi, mungkin bisa kunsultasi ke DPRD yang sudah menerapkan itu, atau bisa juga ke pusat dan ke kementrian,” ucap Indra saat dihubungi melalui saluran telepon. Sabtu 15 Februari 2025.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Sumenep itu, mestinya sebelum membangun wacana, apalagi sampai ramai dibicarakan ke publik harusnya dikaji dulu mekanisme dan regulasinya.

“Ya sebetulnya itu bagus, kalau terealisasi keberadaan TA bagi anggota dewan tentu akan sangat membantu, bisa menunjang tugas-tugas kedewanan,” terangnya.

Ia melanjutkan, selain regulasi yang perlu dikaji juga dari sisi anggaran, apakah Pemerintah daerah memiliki anggaran yang cukup atau tidak mangingat saat ini Pemerintah lagi gencar-gencarnya melakukan pemangkasan untuk efisiensi anggaran.

“Selain di regulasi, masalahnya sekarang kan di anggaran, tinggal dibahas bagaimana kedepannya, minimal publik itu jangan di prank karena ini juga menyangkut marwah DPRD,” tutupnya. (*/zn)

Berita Terkait

25 Pejabat Dirotasi, Bupati Sumenep Tekankan Optimalisasi Kinerja
Rotasi Lima Pejabat Pemkab Sumenep, Bupati Fauzi Minta Genjot Pelayanan Publik
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
PPSE Sumenep Tersendat, Sosialisasi Pemerintah Dituding Lemah
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran
DKPP Sumenep Salurkan Bantuan Benih Bawang Merah, Porsi Anggaran Mencapai Rp2,4 Miliar
Dukung Proyek Strategis Nasional, Bappeda Perkuat Validitas Data OPD

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:58

25 Pejabat Dirotasi, Bupati Sumenep Tekankan Optimalisasi Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:55

Rotasi Lima Pejabat Pemkab Sumenep, Bupati Fauzi Minta Genjot Pelayanan Publik

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:28

Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:43

PPSE Sumenep Tersendat, Sosialisasi Pemerintah Dituding Lemah

Berita Terbaru