DKPP Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor, Anggarannya Hampir Rp2 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEJABAT PUBLIK: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid. (Miftahol Rosiqin/Radarpantura.id)

PEJABAT PUBLIK: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid. (Miftahol Rosiqin/Radarpantura.id)

SUMENEP, Radarpantura.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep menuntaskan penyaluran 47 unit hand tractor kepada kelompok tani (Poktan). Program senilai hampir Rp2 miliar itu diharapkan mampu mempercepat modernisasi sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas lahan.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan seluruh bantuan telah disalurkan. Distribusi kepada 47 Poktan telah dilakukan pada Juni 2026.

Anggaran pengadaan hand tractor mencapai sekitar Rp1,9 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2025–2026.

Menurut Inung, sapaan akrab Chainur Rasyid, bantuan alsintan diberikan untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan pertanian. Pemanfaatan alat modern diharapkan mampu mendongkrak hasil produksi, khususnya komoditas padi.

“Ini bagian dari modernisasi pertanian,” katanya.

Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, M. Rafiki, mengapresiasi penyaluran bantuan tersebut. Dia menilai program itu dapat mempercepat modernisasi pertanian di Kabupaten Sumenep.

Meski demikian, Rafiki mengingatkan pentingnya transparansi dalam proses distribusi bantuan. Pengawasan dinilai harus diperkuat agar program tepat sasaran dan terhindar dari penyimpangan.

“Aspek pemerataan, transparansi, dan pengawasan harus menjadi perhatian agar tidak terjadi penyimpangan,” ujarnya.

Rafiki meminta pemerintah melakukan evaluasi secara berkala terhadap pemanfaatan hand tractor oleh kelompok tani. Langkah tersebut diperlukan agar bantuan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas pertanian.

“PPerlu ada monitoring dan evaluasi agar benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian,” tambahnya. (mif/bus)

Berita Terkait

Gus Navis Melaju Sendiri Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Sumenep
Seleksi Pengisian Empat Kursi Pimpinan OPD Sumenep Nihil Pendaftar
BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
Operasionalisasi Fasilitas RDF di TPA Sumenep Macet, DLH Berdalih Akibat Perbaikan Bangunan
Kerja Sama DLH Sumenep dengan PT SBI Tak Tuntas, 40 Ton RDF Tak Terjual
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Biosolar B50 Mulai Beredar di Seluruh SPBU Sumenep
Program MBG Tak Berikan Dampak pada Harga Komoditas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:20

Gus Navis Melaju Sendiri Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Sumenep

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:27

Seleksi Pengisian Empat Kursi Pimpinan OPD Sumenep Nihil Pendaftar

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:47

Operasionalisasi Fasilitas RDF di TPA Sumenep Macet, DLH Berdalih Akibat Perbaikan Bangunan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:45

Kerja Sama DLH Sumenep dengan PT SBI Tak Tuntas, 40 Ton RDF Tak Terjual

Berita Terbaru