Paslon MAJU Dorong Kartu Bangkalan Maju untuk Akurasi Bantuan Sosial dan Insentif Guru Ngaji

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, beritadata.id – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Mathur Khusairi dan Jayus Salam, yang dikenal sebagai Paslon MAJU, meluncurkan program Kartu Bangkalan Maju untuk optimalisasi distribusi bantuan sosial dan insentif bagi guru ngaji.

Program ini bertujuan sebagai solusi integrasi data kesejahteraan masyarakat, mencakup penerima bantuan kemiskinan, subsidi pupuk, hingga insentif guru ngaji, yang akan disinkronkan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik pemerintah pusat.

Dalam debat kedua calon bupati di Graha Pena Surabaya, Jumat (15/11), Mathur Khusairi menyampaikan pentingnya Kartu Bangkalan Maju sebagai instrumen pemetaan dan distribusi bantuan yang tepat sasaran.

“Kartu ini akan membantu memastikan bahwa semua bentuk bantuan dan insentif diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, tanpa tumpang tindih atau salah sasaran,” ujarnya.

Paslon MAJU berkomitmen menjadikan kartu ini sebagai langkah nyata dalam menurunkan angka kemiskinan di Bangkalan dan memperkuat integrasi data kabupaten untuk meningkatkan efektivitas program bantuan.

Selain untuk bantuan sosial, program ini juga memberikan perhatian khusus pada insentif guru ngaji sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pendidikan agama di Bangkalan.

“Kami ingin memastikan data penerima bantuan benar-benar valid dan up-to-date, agar manfaat dari setiap program bisa terasa langsung oleh masyarakat,” tambah Mathur.

Paslon MAJU mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung inisiatif ini dalam upaya mendorong Bangkalan menuju kesejahteraan dan kemajuan yang merata. (Red)

Berita Terkait

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran
Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep
Proyek SRT Sumenep Disediakan Anggaran Ratusan Miliar, Status Lahan Masih Bermasalah
Pesan Barang Tanpa Bayar, Pedagang Kelontong di Sumenep Jadi Korban Penipuan
Jalan Poros Kecamatan Rusak Parah, Warga Patungan Lakukan Perbaikan
SPPG Aeng Merah Akui Belum Bangun IPAL, Limbah Dibuang ke Sumur Mati

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:28

Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:47

Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran

Senin, 6 Juli 2026 - 11:13

Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:07

Proyek SRT Sumenep Disediakan Anggaran Ratusan Miliar, Status Lahan Masih Bermasalah

Berita Terbaru