IPARI Bangkalan Gelar Istighosah dan Santunan Yatim Peringati HUT RI ke-79

Selasa, 20 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, beritadata.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ikatan Penyuluh Agama Kabupaten Bangkalan (IPARI) menyelenggarakan kegiatan istighosah dan santunan anak yatim pada Selasa (20/08/2024) di serambi Masjid Agung Bangkalan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan, Ahmad Sururi, bersama tokoh agama dan masyarakat setempat. Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti acara yang diawali dengan pembacaan doa-doa, dipimpin oleh para penyuluh agama Islam, dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu yang hadir.

Ketua panitia acara, Muhammad Tikno Mulyono, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 138 penyuluh agama dari berbagai wilayah di Kabupaten Bangkalan. Acara ini juga mengundang 20 anak yatim yang secara khusus mendapatkan perhatian melalui pemberian santunan.

Menurut Tikno, acara ini sepenuhnya diselenggarakan secara mandiri oleh IPARI, dengan dukungan dana dari iuran anggota, serta bantuan dari BAZNAS dan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Bangkalan.

“Istighosah dan santunan ini bukan hanya sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama, terutama mereka yang kurang beruntung,” ujar Tikno.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi luas, terutama dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan, Ahmad Sururi, yang mengharapkan agar kegiatan serupa bisa menjadi tradisi tahunan dalam peringatan Hari Kemerdekaan di Bangkalan.

“Semoga IPARI terus menjadi garda terdepan dalam mengatasi berbagai persoalan keagamaan di masyarakat,” tambahnya.

Dengan penuh khidmat, seluruh peserta mengikuti acara hingga selesai, menyampaikan pesan kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat. Kegiatan ini menegaskan semangat kemerdekaan yang bukan hanya milik seluruh rakyat Indonesia, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat ikatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. (Red)

Berita Terkait

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran
Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep
Proyek SRT Sumenep Disediakan Anggaran Ratusan Miliar, Status Lahan Masih Bermasalah

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:39

DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:28

Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga

Berita Terbaru