Gelar Karapan Sapi Tingkat Kabupaten, Bupati Sumenep Titip Pesan untuk Paguyuban

Rabu, 14 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, beritadata.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sukses menggelar kejuaraan karapan sapi tingkat Kabupaten, Rabu 14 Agustus 2024.

Kegiatan Karapan Sapi berlangsung di lapangan Kecamatan Bluto. Selain sebagai ajang seleksi untuk mengikuti karapan sapi Piala Presiden 2024, kejuaraan ini juga bertujuan untuk menjaga dan melestarikan budaya yang telah diwariskan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kebudayaan dan tradisi adalah warisan tak ternilai harganya yang telah diwariskan oleh para pendahulu seperti kerapan sapi sebagai identitas kultural masyarakat Madura.

Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk melestarikan tradisi yang sangat berharga, karena telah mengangkat citra Madura, sehingga eksistensi kerapan sapi harus terus berkembang di masa mendatang.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada para peternak dan pecinta sapi kerap yang melestarikan budaya warisan leluhur hingga saat ini,” ucap Bupati kepada Paguyuban melalui Media Center.

Pemerintah Daerah untuk merawat dan menjaga kerapan sapi, salah satunya mengadakan perhelatan kerapan sapi tingkat Kabupaten, dengan harapan,  kegiatannya mampu memberikan pembinaan, pengembangan serta pelestarian warisan budaya itu.

“Pelaksanaan kerapan sapi setiap tahun di Kabupaten Sumenep, adalah wujud perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan kerapan sapi,” jelasnya.

Kejuaraan Karaapan Sapi Tingkat Kabupaten Sumenep 2024 ini diikuti sebanyak 46 pasang sapi, berasal dari kecamatan wilayah daratan dan kepulauan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan. 

Sapi kerap yang menjadi juara tingkat Kabupaten, yakni juara 1 hingga 3 dari golongan menang atas dan juara 1 hingga 3 menang bawah, terpilih sebagai wakil Kabupaten Sumenep pada ajang paling bergengsi Piala Presiden 2024.

Bupati berpesan, bahwa setiap gelaran kerapan sapi bagian silaturahmi dan mempererat kekompakan, untuk berkomitmen dalam mengembangkan dan melestarikan sapi kerap kepada generasi muda.  

“Paguyuban sapi untuk mengembangkan dan melestarikan kerapan sapi, serta  memperkenalkan kerapan sapi kepada generasi muda, supaya mereka paham dan bangga kekayaan tradisi masyarakat Madura khususnya Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (Zn)

Berita Terkait

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran
Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep
Proyek SRT Sumenep Disediakan Anggaran Ratusan Miliar, Status Lahan Masih Bermasalah

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:39

DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:28

Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga

Berita Terbaru