Daftar Besok Ke KPU, Pasangan Fi-Nis Imbau Massa Pengantar Tertib dan Jaga Etika Santri

Rabu, 28 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, beritadata.id – Pasangan calon bupati dan wakil Bupati Sumenep, Mas Kiai Ali Fikri dan KH Unais Ali Hisyam (Fi-Nis) akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep beosk, Kamis 29 Agustus 2024.

Ketua Muhibbin Mas Kiai, KH A Naqib Hasan mengungkapkan, bahwa keputusan ini diambil setelah melalui proses konsolidasi yang matang.

“Jadi ini sudah keputusan final, dan kami mengimbau kepada para pendukung Mas Kiai dan Kiai Unais agar tetap menjaga ketenangan dan ketertiban, namun tetap tidak kehilangan wibawa,” kata Naqib dalam keterangannya, Rabu 28 Agustus 2024.

Ketua Muhibbin Mas Kiai, yang akrab dipanggil Kiai Naqib ini mengimbau kepada para massa pendukung agar senantiasa menjaga diri dari potensi gangguan selama proses mengatar Paslon ke pendaftaran.

Ia mengingatkan baik pendukung Fi-Nis untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang mungkin ingin memicu kericuhan.

“Kami harap para pendukung tetap tenang dan siap secara mental. Ini penting agar masa pencalonan ke depan berjalan lancar,” ujarnya.

“Semoga suka cita dan optimisme kita tidak menjadi halangan yang merugikan bagi Mas Kiai dan Kiai Unais,” punkasnya.

Sekadar informasi tambahan, berikut rencana jadwal kegiatan pendaftaran Mas Kiai bersama KH Unais Ali Hisyam, besok, Kamis tanggal 29 Agustus 2024.

12:30 WIB: Massa pengantar berkumpul di alun-alun kota, depan Masjid Jamik.

13:00 WIB: Massa bergerak menuju KPU.

14:00 WIB: Tiba di KPU dan melakukan pendaftaran.

*Catatan Penting untuk Massa Pengantar*

Massa diharapkan tiba di titik kumpul paling lambat pukul 12:30 WIB.

Dilarang meninggalkan sampah di lokasi titik kumpul. Pastikan mengenali satu sama lain dengan baik, terutama ketua rombongan, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.

Massa diharapkan tertib dalam berlalu lintas, tidak mengganggu pengguna jalan, dan selalu menjaga etika kesantrian.

Bagi pengguna motor, disarankan untuk tidak menggunakan motor dengan knalpot brong. Dresscode yang diharapkan adalah pakaian putih. Sebaiknya membaca shalawat asyghil dari rumah. (*)

Berita Terkait

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran
Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep
Proyek SRT Sumenep Disediakan Anggaran Ratusan Miliar, Status Lahan Masih Bermasalah

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:39

DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:28

Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga

Berita Terbaru