Bappeda Sumenep Terapkan Perencanaan Berjenjang untuk Perkuat Pembangunan

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERIUS: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto. (Bappeda Sumenep for radarpantura.id)

SERIUS: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto. (Bappeda Sumenep for radarpantura.id)

SUMENEP, radarpantura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melakukan pendekatan berlapis dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah. Langkah tersebut, kini memberikan dampak positif terhadap sejumlah indikator makro.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menyebutkan sejumlah indikator yang mulai meningkat. Salah satunya yakni tren positif pada indeks pembangunan manusia (IPM).

Selain itu, angka kemiskinan juga terpantau mengalami penurunan. Sedangkan angka pertumbuhan ekonomi daerah, tercatat meningkat makin kuat. Kemudian, tren pengangguran terbuka (TPT) juga makin berkurang. Termasuk juga, upaya penekanan terhadap angka stunting mampu menunjukkan hasil positif.

“Capaian ini tidak terlepas dari proses perencanaan yang disusun secara bertahap dan melibatkan banyak pihak,” ungkapnya.

Sejauh ini, kata Arif, penyusunan rencana pembangunan daerah dilakukan dengan pendekatan berlapis. Lebih jelasnya, yakni dalam prosesnya melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk dari tingkat paling bawah di desa.

“Pemerintah desa memfasilitasi musyawarah untuk menghimpun kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Setelah itu, tahapan berikutnya adalah menggelar forum konsultasi public (FKP). Melalui agenda ini, pemerintah menyediakan ruang jaring aspirasi untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kondisi kebutuhan masyarakat termutakhir.

Tidak hanya sampai di situ, dalam prosesnya, pemerintah juga melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kecamatan (musrenbangcam). Bappeda Sumenep berperan sebagai fasilitator sekaligus koordinator dalam agenda ini.

“Kami memfasilitasi dan mengoordinasikan pertemuan dengan OPD,” kata Arif.

Berbagai aspirasi yang tertampung melalui musrenbangcam, kemudian dibahas lebih lanjut dalam forum perangkat daerah. Sehingga, rencana pembangunan yang diprioritaskan di tiap OPD bisa diselaraskan.

Bahkan pascaitu, pemerintah daerah juga menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan kabupaten (musrenbangkab). Semua usulan masyarakat yang telah diverifikasi serta diselaraskan, kemudian disusun menjadi dokumen perencanaan pembangunan daerah.

“Musrenbangkab merupakan proses tahapan akhir,” tegasnya. (*/bus)

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Libatkan Lintas Sektor dalam Penyusunan RKPD 2027
Kepala Bappeda Sumenep Minta ASN Jangan Takut Berinovasi
Targetkan Efektivitas Pembangunan Daerah, Bappeda Sumenep Andalkan Konsep Integrated Development
Target Layanan Publik Berdampak, Pemkab Sumenep Genjot Penguatan Reformasi Birokrasi
Pemkab Sumenep Matangkan Penguatan Stabilitas Sosial Politik
Anggaran Pemeliharaan Kendaraan DLH Sumenep Tembus Rp1,2 Miliar
Respons Dugaan Penyimpangan BBM, Pemkab Sumenep Janji Bentuk Satgas Pengawasan
Soal Kasus Tipu Gelap Kredit Pensiunan, Aktivis PMII Demo Kantor BRI Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:58

Bappeda Sumenep Libatkan Lintas Sektor dalam Penyusunan RKPD 2027

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:55

Bappeda Sumenep Terapkan Perencanaan Berjenjang untuk Perkuat Pembangunan

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:15

Kepala Bappeda Sumenep Minta ASN Jangan Takut Berinovasi

Senin, 4 Mei 2026 - 06:03

Targetkan Efektivitas Pembangunan Daerah, Bappeda Sumenep Andalkan Konsep Integrated Development

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:58

Target Layanan Publik Berdampak, Pemkab Sumenep Genjot Penguatan Reformasi Birokrasi

Berita Terbaru