SUMENEP, radarpantura.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperluas sosialisasi layanan keuangan berbasis digital ke lingkungan pendidikan dan pesantren. Terbaru, Bank Jatim Cabang Sumenep menjalin kerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Amien Putri 1 Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan JConnect Edu di aula pondok pesantren setempat, Jumat (12/6/26).
Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Pengasuh sekaligus Kepala Madrasah Aliyah Al-Amien Putri 1 Prenduan, KH Syafiuddin Kudsi. Sementara itu, Vice President Divisi Hubungan Kelembagaan Bank Jatim Cabang Sumenep, Rahman Subiyantoro, mewakili penandatanganan dari pihak perbankan.
Pimpinan Bank Jatim Cabang Sumenep, Bambang Eko Budi Prakoso, mengatakan kerja sama tersebut merupakan upaya memperkuat kemitraan antara sektor perbankan dan lembaga pendidikan. Menurut dia, layanan keuangan digital diharapkan dapat mendukung aktivitas akademik, administrasi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pesantren.
“Bank Jatim telah menghadirkan dukungan layanan perbankan yang terintegrasi untuk kebutuhan lembaga pendidikan melalui program JConnect Edu,” kata Bambang.
Ia menjelaskan, sistem tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan, mempercepat proses administrasi, serta memudahkan transaksi bagi siswa, tenaga pendidik, dan pengelola pesantren.
Bambang menilai pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul. Karena itu, menurut dia, lembaga pendidikan berbasis pesantren perlu didukung melalui penyediaan layanan keuangan yang modern dan mudah diakses.
“Kami berharap layanan JConnect Edu dapat membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan lembaga sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.
Selain menghadirkan layanan digital, Bank Jatim juga membuka peluang kolaborasi dalam program pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Langkah itu, kata Bambang, dilakukan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Amien Putri 1 Prenduan, KH Syafiuddin Kudsi, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai kehadiran layanan perbankan terintegrasi penting untuk mendukung berbagai aktivitas pendidikan di lingkungan pesantren.
“Kami berharap ke depan tercipta hubungan kemitraan yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan,” katanya. (*/bus)






