Pendidikan Sumenep Diperkuat, Bappeda Bidik SDM Berdaya Saing

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VISIONER: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto. (Bappeda Sumenep for Radarpantura.id)

VISIONER: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto. (Bappeda Sumenep for Radarpantura.id)

SUMENEP, Radarpantura.id – Pemkab Sumenep terus memperkuat sektor pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Bappeda Sumenep menyiapkan sejumlah langkah agar peningkatan mutu pendidikan berjalan secara menyeluruh.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup mengandalkan pembangunan fisik. Sarana dan prasarana pembelajaran tetap perlu diperkuat agar siswa mendapat lingkungan belajar yang layak.

“Pemkab mendorong pembangunan di sektor pendidikan juga ditekankan,” katanya.

Menurut Arif, pendidikan berkualitas menjadi fondasi pembentukan sumber daya manusia yang mampu menghadapi perkembangan zaman. Kondisi tersebut membuat sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

Peningkatan kualitas pendidikan juga diarahkan pada penguatan kapasitas tenaga pendidik. Guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang efektif dan relevan.

“Peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh,” ucap Arif.

Dia menambahkan, budaya literasi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Penguatan literasi diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi guru dan penyediaan sarana belajar.

Pembangunan pendidikan di Sumenep diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas masyarakat. SDM yang kompeten menjadi modal penting untuk mendukung pembangunan dan daya saing daerah.

Arif menegaskan, seluruh unsur pendidikan perlu bergerak secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Sinergi pemerintah, tenaga pendidik, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

“Tidak hanya sarana belajar, tetapi juga kapasitas tenaga pendidik dan budaya literasi,” pungkasnya. (*/bus)

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Kendalikan Angka Kemiskinan Sumenep, Bappeda Dorong Intervensi Berbasis Wilayah
Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026
Hari Kesaktian Pancasila, Bappeda Sumenep Ajak Perkuat Gotong Royong
Bappeda Sumenep Kawal Pembangunan dari Perencanaan hingga Evaluasi
Kepala Bappeda Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Batik, Bukan Sekadar Dipakai
Air Bersih dan Ketahanan Pangan di Sumenep Jadi Perhatian Bappenas
Hilirisasi Garam Sumenep Mulai Dikaji, Bappeda Sumenep dan Bappenas Bahas Produk Premium hingga Garam SPA

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:14

Bappeda Sumenep Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:10

Kendalikan Angka Kemiskinan Sumenep, Bappeda Dorong Intervensi Berbasis Wilayah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:06

Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:03

Hari Kesaktian Pancasila, Bappeda Sumenep Ajak Perkuat Gotong Royong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:57

Bappeda Sumenep Kawal Pembangunan dari Perencanaan hingga Evaluasi

Berita Terbaru

KOMPAK: Pegawai Bappeda Sumenep berfoto bersama di depan stand. (Bappeda Sumenep for Radarpantura.id)

Daerah

Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:06