SUMENEP, Radarpantura.id – Pemkab Sumenep terus memperkuat sektor pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Bappeda Sumenep menyiapkan sejumlah langkah agar peningkatan mutu pendidikan berjalan secara menyeluruh.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup mengandalkan pembangunan fisik. Sarana dan prasarana pembelajaran tetap perlu diperkuat agar siswa mendapat lingkungan belajar yang layak.
“Pemkab mendorong pembangunan di sektor pendidikan juga ditekankan,” katanya.
Menurut Arif, pendidikan berkualitas menjadi fondasi pembentukan sumber daya manusia yang mampu menghadapi perkembangan zaman. Kondisi tersebut membuat sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.
Peningkatan kualitas pendidikan juga diarahkan pada penguatan kapasitas tenaga pendidik. Guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang efektif dan relevan.
“Peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh,” ucap Arif.
Dia menambahkan, budaya literasi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Penguatan literasi diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi guru dan penyediaan sarana belajar.
Pembangunan pendidikan di Sumenep diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas masyarakat. SDM yang kompeten menjadi modal penting untuk mendukung pembangunan dan daya saing daerah.
Arif menegaskan, seluruh unsur pendidikan perlu bergerak secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Sinergi pemerintah, tenaga pendidik, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
“Tidak hanya sarana belajar, tetapi juga kapasitas tenaga pendidik dan budaya literasi,” pungkasnya. (*/bus)






