Roadmap Ekonomi Sumenep Disusun, Bappeda Tekankan Program yang Terukur

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto

SUMENEP, Radarpantura.id – Bappeda Sumenep menyiapkan roadmap percepatan pertumbuhan ekonomi yang berorientasi pada hasil nyata. Strategi tersebut diarahkan untuk mendorong investasi, kesempatan kerja, aktivitas ekonomi, dan pendapatan masyarakat.

Upaya itu dibahas melalui focus group discussion (FGD) Penyusunan Roadmap Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumenep. Forum tersebut menjadi ruang menyusun arah pembangunan ekonomi yang lebih terukur dan memiliki target jelas.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan pihaknya mendorong program quick wins yang mampu memberikan dampak dalam waktu relatif cepat. Program tersebut diharapkan menyentuh langsung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak membutuhkan roadmap yang terlalu teoritis dan sulit diterapkan,” katanya.

Menurut Arif, roadmap yang disusun harus memiliki prioritas serta target yang jelas. Setiap program juga harus memiliki perangkat daerah penanggung jawab dan kebutuhan pendanaan yang terukur.

“Yang kami butuhkan roadmap yang tajam, realistis, terukur, memiliki prioritas dan target,” ujarnya.

Setiap organisasi perangkat daerah memiliki peran dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep. Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan berfokus pada UMKM, industri, serta perdagangan.

Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan diarahkan memperkuat sektor unggulan daerah. DPMPTSP berperan mendorong investasi sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha.

Bappeda bertugas memastikan seluruh sektor tersebut terintegrasi dalam satu arah pembangunan ekonomi. FGD juga menjadi ruang berbagi data, mengevaluasi program, dan mengidentifikasi berbagai kendala.

Forum tersebut turut diarahkan untuk memetakan regulasi penghambat serta menyinkronkan program antarlembaga. Peluang investasi juga menjadi salah satu agenda yang perlu dirumuskan secara lebih konkret.

Arif menegaskan percepatan ekonomi membutuhkan keterlibatan lintas sektor dan pemangku kepentingan. Pemerintah, dunia usaha, perbankan, akademisi, dan masyarakat harus bergerak dalam arah pembangunan yang sama.

“Keberhasilan percepatan ekonomi Kabupaten Sumenep tidak ditentukan oleh satu OPD, tetapi sinergi seluruh pemangku kepentingan,” imbuh Arif. (*/bus)

Berita Terkait

Mahsun Sowan ke Zulhas, Sinyal Serius Bidik Kursi DPRD Jatim
RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen
Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan
Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan
Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan
PUG Didorong Sampai Desa, Bappeda Sumenep Tekankan Kesetaraan dalam Pembangunan
Bappeda Sumenep Integrasikan Perspektif Gender dalam Pembangunan Daerah
Pendidikan Sumenep Diperkuat, Bappeda Bidik SDM Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:39

Mahsun Sowan ke Zulhas, Sinyal Serius Bidik Kursi DPRD Jatim

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:21

RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:19

Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:17

Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:15

Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan

Berita Terbaru