Berkunjung ke TPST, Cabup Lukman Pastikan Pengelolaan Sampah di Bangkalan Sesuai Visi Misi

Senin, 7 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, beritadata.id – Calon Bupati Bangkalan (Cabup) Bangkalan nomor urut 1 Lukman Hakim berkunjung ke lokasi pengelolaan sampah di Bangkalan, Senin (7/10/2024). Ada dua lokasi yang dikunjungi yaitu Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TP3SR) di Perumahan Lavender dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Jl Halim Perdanakusuma.

Selain untuk memastikan pengelolaan sampah di Kabupaten Bangkalan berjalan dengan baik, kunjungan tersebut juga dalam rangka memastikan pengelolaan sampah di Bangkalan sesuai dengan visi dan misinya nanti.

Dalam kunjungannya itu, Lukman menegaskan bahwa masalah pengelolaan sampah menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi masyarakat, terutama di kawasan perkotaan.

“Saya mengunjungi beberapa tempat pengelolaan sampah ini untuk memahami kendala dalam pengelolaan sampah saat ini dan di masa mendatang. Penting bagi pemerintah untuk berkolaborasi dalam mengatasi masalah sampah yang masih menjadi permasalahan hingga saat ini,” ujar Lukman Hakim.

Lukman juga menyoroti perlunya peningkatan dan perbaikan sarana prasarana di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS). Menurutnya, fasilitas yang ada sering mengalami kerusakan dan memerlukan pembaharuan, terutama untuk mengangkut sampah dari lokasi ke TPS.

Dalam visi dan misinya, Lukman menekankan bahwa penanganan sampah menjadi salah satu fokus utamanya.

“Di kota Bangkalan, masalah ini masih menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, saya melakukan kunjungan untuk memastikan bahwa kita dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu Agus Eka Leandy, pengelola TPST, mengatakan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tugas pemerintah, namun juga tugas semua sektor, terutama masyarakat.

“Jika pengelolaan sampah hanya menjadi tugas pemerintah, itu akan memberatkan. Oleh karena itu, ini adalah tugas kita semua,” tegas Agus.

Agus juga menjelaskan pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga.  Sebab jumlah sampah akan meningkat seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Semakin tinggi daya beli masyarakat, semakin banyak sampah yang dihasilkan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kecerdasan dan ekonomi masyarakat agar pengelolaan sampah juga lebih baik,” ujarnya.

Agus berharap semua sektor, termasuk pemerintah dan masyarakat, dapat bekerja sama dalam mengatasi masalah sampah.

“Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Edukasi harus dimulai dari rumah tangga agar kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tutupnya. (Red)

Berita Terkait

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran
Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep
Proyek SRT Sumenep Disediakan Anggaran Ratusan Miliar, Status Lahan Masih Bermasalah

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:39

DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:28

Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga

Berita Terbaru