Capaian PAD Minim, Komisi II DPRD Sumenep Bidik Pengelolaan Pasar

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EVALUASI: Komisi II DPRD Sumenep menggelar rapat dengar pendapat dengan eksekutif. (DPRD Sumenep for radarpantura.id)

EVALUASI: Komisi II DPRD Sumenep menggelar rapat dengar pendapat dengan eksekutif. (DPRD Sumenep for radarpantura.id)

SUMENEP, radarpantura.id – Komisi II DPRD Sumenep menyoroti rendahnya capaian retribusi daerah yang belum memenuhi target PAD. Kondisi itu dinilai tidak sebanding dengan besarnya potensi pendapatan yang dimiliki pemerintah daerah.

Persoalan tersebut dibahas dalam rapat dengar pendapat bersama OPD dan BUMD terkait. Forum evaluasi berlangsung di ruang Komisi II DPRD Sumenep, Senin (22/6).

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Samsiyadi meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap pengelolaan retribusi. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah potensi kebocoran pendapatan daerah.

“Setoran retribusi ke PAD masih jauh dari target, padahal potensi yang dapat dikelola cukup banyak,” ujarnya.

Sektor pasar menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan tersebut. Retribusi sewa kios dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak PAD.

Menurut Samsiyadi, jumlah pasar yang dikelola pemerintah daerah cukup banyak. Karena itu, kontribusi retribusi kios seharusnya mampu meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan.

“Kalau dikelola maksimal dan masuk ke kas daerah, peningkatan PAD akan mudah dicapai,” katanya.

Selain retribusi kios, DPRD juga menyoroti pengelolaan parkir di lingkungan pasar. Potensi pendapatan dari sektor itu dinilai belum sepenuhnya masuk ke kas daerah.

“Justru banyak warga sekitar yang mengelola parkir pasar. Padahal itu menjadi potensi besar untuk PAD,” tegasnya.

Komisi II menilai terdapat kesenjangan antara potensi retribusi dan realisasi penerimaan daerah. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya kebocoran dalam pengelolaan pendapatan.

“Setoran retribusi masih jauh dari target, itu berbanding terbalik dengan potensi yang dimiliki pemerintah,” ujarnya.

Selain pasar, DPRD juga mengevaluasi kontribusi Badan Usaha Milik Daerah terhadap PAD. BUMD didorong memberikan sumbangsih yang lebih optimal bagi keuangan daerah.

Samsiyadi menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh terhadap sumber-sumber pendapatan daerah. Komisi II juga akan melakukan inspeksi mendadak untuk memetakan persoalan di lapangan.

“Kami segera melakukan sidak ke lapangan untuk memastikan akar masalahnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Diskop UKM Perindag Sumenep Idham Halil memastikan pengelolaan pasar akan dievaluasi. Kebijakan baru nantinya disesuaikan dengan regulasi yang sedang disusun.

“Semua akan menyesuaikan dengan perda yang baru,” jelasnya.

Saat ini rancangan regulasi pengelolaan pasar masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah juga mulai menyiapkan program sosialisasi kepada para pelaku pasar.

“Termasuk juga nanti akan disosialisasikan terkait rencana aktivasi kembali pasar hewan di beberapa titik,” pungkasnya. (*/bus)

Berita Terkait

Dukung Proyek Strategis Nasional, Bappeda Perkuat Validitas Data OPD
Bappeda Sumenep Optimalkan SIKPD untuk Perkuat Akuntabilitas OPD
Bappeda Himpun Masukan Publik, RKPD 2027 Fokus Cetak SDM Berdaya Saing
Pemkab Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja OPD, Bappeda Fokus Pengawasan Program
Optimalkan Evektivitas Pengelolaan Anggaran, Bappeda Sumenep Siapkan Strategi Penguatan APBD
Bappeda Sumenep Bidik Peningkatan Nilai SAKIP Lewat Evaluasi Kinerja OPD
Bappeda Sumenep Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Bappeda Sumenep Andalkan Data BPS untuk Redam Laju Inflasi

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:50

Dukung Proyek Strategis Nasional, Bappeda Perkuat Validitas Data OPD

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:45

Bappeda Sumenep Optimalkan SIKPD untuk Perkuat Akuntabilitas OPD

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:40

Bappeda Himpun Masukan Publik, RKPD 2027 Fokus Cetak SDM Berdaya Saing

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:35

Pemkab Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja OPD, Bappeda Fokus Pengawasan Program

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:31

Optimalkan Evektivitas Pengelolaan Anggaran, Bappeda Sumenep Siapkan Strategi Penguatan APBD

Berita Terbaru