Radar Publik

Bawaslu dan Kemenag Sumenep Teken MoU Komitmen Wujudkan Pendidikan Demokrasi

User Rating: Be the first one !

SUMENEP, radarpantura.id– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep dalam mengawali program pendidikan demokrasi bagi masyarakat, khususnya di lingkungan lembaga pendidikan dan keagamaan.
‎Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua lembaga. Dalam kesempatan itu, perwakilan Bawaslu Sumenep dan Kemenag Sumenep menandatangani dokumen kesepakatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelajar tentang nilai-nilai demokrasi yang sehat dan berintegritas.
‎Ketua Bawaslu Sumenep Achmad Zubaidi menyampaikan bahwa kerja sama itu menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi pengawasan partisipatif kepada masyarakat melalui jalur pendidikan dan lembaga keagamaan. Menurut Zubaidi peran Kemenag sangat penting karena memiliki jaringan pendidikan yang luas, mulai dari madrasah hingga pesantren.
‎“Kami ucapkan terimakasih kepada Kemenag, ini merupakan kepedulian yang  nyata atas terjaganya kualitas demokrasi di negeri kita tercinta. Semoga kegiatan ini dapat disosialisasikan secara lebih masif, terutama kepada generasi muda,” ujarnya.
‎Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep Abdul Wasid menyambut baik kerja sama tersebut. Kemenag menilai program pendidikan demokrasi sejalan dengan upaya membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
‎Dengan adanya MoU ini, kedua lembaga sepakat untuk melakukan berbagai kegiatan bersama, seperti sosialisasi pendidikan demokrasi, seminar, pelatihan, serta penguatan literasi kepemiluan di lingkungan madrasah, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya di Kabupaten Sumenep.
‎”Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sadar demokrasi, aktif dalam pengawasan pemilu, serta turut menjaga integritas proses demokrasi di Kabupaten Sumenep,”ungkapnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button