Susun RPKD, Bappeda Sumenep Fokus Tangani Kemiskinan Lewat Program Berkelanjutan

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, radarpantura.id – Problem kemiskinan di Kabupaten Sumenep sangat kompleks dan multidimensi, sehingga memerlukan strategi yang komprehensif dan berbasis intervensi kebijakan yang tepat untuk mengentaskannya.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep membuat langkah strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Yaitu melalui Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Sumenep Tahun 2025-2029 oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama tim dari Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

Kegiatan ini melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Ketahanan Pangan Pertanian (DKPP), Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (Diskop UKM dan PP), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Dinas Perikanan, dan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto menyampaikan, penyusunan RPKD ini merupakan bagian dari strategi pembangunan Kabupaten Sumenep dalam lima tahun ke depan.

RPKD ini akan menjadi pedoman dalam upaya penanggulangan kemiskinan secara sistematis, terencana, dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan sektor swasta.

“Melalui RPKD ini, kami ingin memastikan bahwa kebijakan penanggulangan kemiskinan di Sumenep berjalan secara sinergis dan berbasis data yang akurat. Penyusunannya juga telah melewati berbagai tahapan kajian bersama tim dari Universitas Brawijaya agar lebih terarah,” terangnya. Kamis 13 Maret 2025.

“Kami inginkan angka kemiskinan di Sumenep ini terus berkurang baik itu di daratan maupun kepulauan,” tutupnya. (*/zn)

Berita Terkait

BPRS Bhakti Sumekar Buka Akses Pembiayaan Syariah bagi PPPK Kemenag
BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026
Pemkab Sumenep Buka Ruang Kolaborasi, Santri Didorong Perkuat Kontribusi
DKPP Sumenep Genjot Kompetensi Petani hingga Teknologi Pertanian
DKPP Sumenep Gencarkan Swasembada Pangan, Pendampingan Petani dan Demfarm Diperkuat
DKPP Sumenep Kebut Realisasi Program DBHCHT 2026
DKPP Sumenep Genjot Irigasi Tenaga Surya untuk Lahan Pertanian
DKPP Sumenep Perluas Jangkauan Air, Bidik Lahan Tidur Jadi Produktif

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26

BPRS Bhakti Sumekar Buka Akses Pembiayaan Syariah bagi PPPK Kemenag

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:23

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:20

Pemkab Sumenep Buka Ruang Kolaborasi, Santri Didorong Perkuat Kontribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:17

DKPP Sumenep Genjot Kompetensi Petani hingga Teknologi Pertanian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:14

DKPP Sumenep Gencarkan Swasembada Pangan, Pendampingan Petani dan Demfarm Diperkuat

Berita Terbaru

BERPRESTASI: Jajaran Direksi BPRS Bhakti Sumekar menunjukkan piagam penghargaan Excellent Performance Sharia Rural Economic Bank Sharia Award 2026 yang digelar oleh Majalah Infobank di Jakarta, Kamis (8/10).

Daerah

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 05:23