KH Imron Fattah Dukung Pemberantasan Judi Online di Bangkalan

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, beritadata.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menunjukkan komitmen tegas memberantas judi online dengan menggelar penandatanganan Pakta Integritas Stop Judi Online di Pendopo Agung Bangkalan, Senin, 18 November 2024. Acara ini dihadiri oleh Pj. Bupati Bangkalan Dr. Arief M. Edie, Ketua DPRD Dedy Yusuf, jajaran Forkopimda, tokoh agama seperti KH. Imron Fattah, tokoh masyarakat, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bangkalan Arief M. Edie menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk membangun komitmen bersama dalam menolak dan memberantas maraknya judi online, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat. “Judi online membawa banyak dampak negatif, mulai dari pelanggaran norma agama dan hukum, kecanduan yang merusak ekonomi, hingga memicu tindakan kriminal dan mengganggu keharmonisan keluarga,” jelas Arief.

Arief mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN, untuk menjadi teladan dalam pemberantasan judi online. “Jika ada ASN yang terbukti terlibat, kami akan memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan judi online juga datang dari KH. Imron Fattah, pengasuh Pondok Pesantren Manbaus Salam. Ia menekankan pentingnya langkah tegas untuk menekan praktik perjudian yang merusak moral masyarakat. “Judi online tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga merusak tatanan sosial dan ekonomi keluarga. Saya mendukung penuh langkah pemerintah ini,” ujarnya.

KH. Imron menambahkan bahwa pendekatan represif saja tidak cukup. Menurutnya, pemerintah harus menyediakan solusi konkret untuk mengatasi akar permasalahan perjudian online. “Kita bisa belajar dari regulasi yang diterapkan di negara lain. Misalnya, ada yang mengelola perjudian sebagai sumber pendapatan negara dengan pengawasan ketat. Kita perlu memikirkan pendekatan yang solutif,” tambahnya.

Dengan dukungan dari tokoh agama seperti KH. Imron Fattah, langkah Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam memerangi judi online diharapkan semakin kuat demi menjaga moral masyarakat dan melindungi generasi masa depan dari bahaya perjudian. (Red)

Berita Terkait

Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan
Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen
Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan
Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan
Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan
PUG Didorong Sampai Desa, Bappeda Sumenep Tekankan Kesetaraan dalam Pembangunan
Bappeda Sumenep Integrasikan Perspektif Gender dalam Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 03:50

Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:21

RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:19

Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:15

Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan

Berita Terbaru