PC Ketapang II Latih 50 Vendor Lokal, Siapkan Pelaku Usaha Masuk Industri Migas

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERSINERGI: Manajemen PC Ketapang II Ltd berfoto bersama petinggi SKK Migas dan sejumlah pengusaha dalam acara Local Vendor Day di Surabaya, Senin (22/6). (PC Ketapang II Ltd for Radarpantura.id)

BERSINERGI: Manajemen PC Ketapang II Ltd berfoto bersama petinggi SKK Migas dan sejumlah pengusaha dalam acara Local Vendor Day di Surabaya, Senin (22/6). (PC Ketapang II Ltd for Radarpantura.id)

SURABAYA, radarpantura.id – PC Ketapang II Ltd. memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal melalui program Local Vendor Day. <span;>Acara tersebut berlangsung di Surabaya selama tiga hari, mulai Senin sampai Selasa (22-24/6).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan vendor dalam mendukung kebutuhan industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Sebanyak 50 perusahaan penyedia barang dan jasa dari Gresik dan Sampang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain sejumlah perusahaan, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan SKK Migas Jabanusa serta pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Gresik serta Pemerintah Kabupaten Sampang turut memberikan dukungan.

VP of SCM and Business Support PC Ketapang II Ltd. Fery Sarjana mengatakan program tersebut menjadi komitmen perusahaan. Langkah itu bertujuan mendorong kemandirian pelaku usaha sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

“Melalui program pengembangan kapasitas vendor lokal ini, kami ingin mendorong kemandirian, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi regional yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai pelatihan peningkatan kapasitas usaha. Materi disampaikan melalui forum diskusi bersama pelaku industri hulu migas.

Peserta memperoleh pemahaman mengenai proses pengadaan barang dan jasa sektor migas. Materi juga mencakup PTK 007, pengelolaan rantai pasok, kebijakan peningkatan kapasitas nasional, dan TKDN.

Bahkan, peserta juga dikenalkan dengan sistem pengadaan digital industri migas. Mulai dari IOG e-Commerce dan Centralized Integrated Vendor Database atau CIVD.

Melalui kegiatan tersebut, peserta juga diberikan pelatihan tentang peningkatan kompetensi bidang kesehatan dan keselamatan kerja. Beberapa di antaranya seperti penerapan Contractor Health, Safety, Environment Management System atau CHSEMS.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan menilai pemberdayaan vendor lokal sangat penting. Menurutnya, industri hulu migas harus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.

“Industri hulu migas tidak hanya berfokus pada kegiatan eksplorasi dan produksi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan pelaku usaha lokal,” katanya.

Melalui Local Vendor Day, PC Ketapang II berharap vendor lokal semakin kompetitif. Perusahaan juga ingin memperluas keterlibatan pelaku usaha dalam rantai pasok industri migas.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai sosial dan ekonomi. Upaya itu dilakukan seiring penguatan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

Searah Limited resmi berdiri pada 1 Juni 2026 sebagai perusahaan patungan PETRONAS dan Eni. Perusahaan memiliki komposisi kepemilikan masing-masing sebesar 50 persen.

Perusahaan tersebut menggabungkan sejumlah aset di Malaysia dan Indonesia, termasuk Wilayah Kerja Ketapang. Portofolio perusahaan terdiri atas 19 aset gas yang telah berproduksi maupun masih dikembangkan.

“Sebagian besar aset berlokasi di Jawa Timur,” pungkasnya. (*/bus)

Berita Terkait

Kepala DPMD Sumenep Targetkan Produk Unggulan Desa Go Internasional
APBD 2025 Disepakati, DPRD Minta Pemkab Sumenep Maksimalkan Pendapatan Daerah
RSUDMA Sumenep Genjot Transformasi Layanan, Targetkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Utama
Distribusi Diduga Terlambat, Pertalite Sulit Diperoleh di Sejumlah SPBU Sumenep
Film “Di Balik Ilusi Tembakau” Bongkar Mitos Rokok, Akademisi Desak Pemerintah Tak Setengah Hati
Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau” Bongkar Sistem Industri Rokok Sebagai Silent Killer
Respons Dugaan Penyimpangan BBM, Pemkab Sumenep Janji Bentuk Satgas Pengawasan
Buntut Pernyataan Kontroversial, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dilaporkan ke BK Soal Etik

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:14

Kepala DPMD Sumenep Targetkan Produk Unggulan Desa Go Internasional

Senin, 29 Juni 2026 - 16:54

PC Ketapang II Latih 50 Vendor Lokal, Siapkan Pelaku Usaha Masuk Industri Migas

Senin, 29 Juni 2026 - 09:09

APBD 2025 Disepakati, DPRD Minta Pemkab Sumenep Maksimalkan Pendapatan Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:55

RSUDMA Sumenep Genjot Transformasi Layanan, Targetkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Utama

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:35

Distribusi Diduga Terlambat, Pertalite Sulit Diperoleh di Sejumlah SPBU Sumenep

Berita Terbaru