Bagian Kesra Pemkab Sumenep Gelar Rakerda UKS/M 2024, Bahas Evaluasi Capaian dan Tantangan

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, beritadata.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Pembina Unit Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) tahun 2024.

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Pembina UKS/M ini bertempat di Hotel Asmi Sumenep selama dua hari, mulai Senin-Selasa 11-12 November 2024.

Peserta Rakerda Tim Pembina UKS/M tersebut berjumlah 65 orang. Peserta tersebut terdiri dari tim pembima UKS/M kabupaten dan kecamatan dan beberapa dina terkait. Salah satunya Dinas Kesehatan dan P2KB Kabupaten Sumenep.

Dalam kegiatan itu, peserta dipandu oleh sejumlah pemateri yang terdiri dari Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, serta Tim Pembina UKS/M Kabupaten Sumenep.

Kepala Bagian Kesra Setdakab Sumenep Kamiluddin mengatakan tujuan dilaksanakannya Rakerda UKS/M untuk mengevaluasi pencapaian dan tantangan pelaksanaan program UKS/M tahun 2023-2024.

“Tentu dari Rakerda ini kami akan merumuskan rencana kerja dan program prioritas UKS/M untuk tahun 2025 mendatang,” kata Kabag Kamil, Selasa 12 November 2024.

Selain itu, jelas Kabag Kamil, Rakerda tersebut untuk meningkatkan partisipasi dan peran aktif Tim Pembina UKS/M Kecamatan, Tim Pelaksana UKS/M.

“Kemudian dilanjutkan menyusun strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kesehatan di lingkungan sekolah,” jelas dia. 

Kabag Kamil juga mengungkapkan target dari Rakerda itu ingin memaksimalkan trias UKS yakni dibidang pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, pembinaan lingkungan sekolah. 

“Mudah-mudahan setelah diadakan Rakerda ini semua stakeholder bisa kompak dan berkolaborasi melayani siswa-siswi dalam menata lingkungan sekolah yang sehat,” pungkasnya. (*/zn)

Berita Terkait

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah
Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan
Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:02

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah

Minggu, 13 September 2026 - 03:50

Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:39

DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan

Berita Terbaru