Satgas Pangan Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok di Kabupaten Sumenep Stabil

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, beritadata.id – Menjelang bulan suci Ramadhan, satuan tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memastikan stok dan harga bahan pokok stabil.

Salah satunya dengan cara mengingatkan para pedagang dan pembeli agar tidak menimbun bahan pokok yang bisa memicu lonjakan harga di pasaran.

Hal ini disampaikan langsung oleh tim Satgas Pangan saat melakukan pemantauan di Pasar tradisional terbesar di Sumenep, pasar Anom Baru pada Selasa, 25 Februari 2025.

Tim satgas pangan tersebut terdiri dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Bagian Perekonomian Setkab serta Polres Sumenep.

Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep Moh Ramli mengatakan, pihaknya meminta pedagang agar menjaga stabilitas harga dipasaran dengan cara tidak menjual diatas harga eceran tertinggi (HET) sehingga stok dan harga bahan pokok stabil hingga Lebaran Idul Fitri 1446 H.

“Kami juga minta pedangang agar tidak menimbun bahan pokok, masyarakat tidak belanja secara berlebihan,” imbaunya.

Sementara itu Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi pergerakan harga dan stok pangan agar tetap stabil, terutama selama Ramadan hingga Idul Fitri 1446 H.

“Kami meminta seluruh pedagang ikut menjaga stabilitas harga, jangan sampai menimbun bahan bokok, kami akan pantau terus,” tegasnya.

Ia menerangkan, berdasarkan hasil pemantauan saat ini, harga bahan pokok di Sumenep masih terbilang stabil dan stok aman. Selain itu, AKBP Henri Noveri juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyambut Ramadan tanpa khawatir soal harga dan stok bahan pokok.

“Meski ada sedikit kenaikan, namun secara umum harga masih stabil dan ketersediaan bahan pokok masih aman hingga lebaran,” pungkasnya. (*/zn).

Berita Terkait

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran
Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep
Proyek SRT Sumenep Disediakan Anggaran Ratusan Miliar, Status Lahan Masih Bermasalah
Pesan Barang Tanpa Bayar, Pedagang Kelontong di Sumenep Jadi Korban Penipuan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:28

Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:47

Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran

Senin, 6 Juli 2026 - 11:13

Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep

Berita Terbaru