Dinikahi Bripka Krisna Maharta, Wabup Sumenep Resmi Lepas Status Janda

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, beritadata.id – Momen bahagia menyelimuti keluaraga Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Dewi Khalifah setelah resmi menikah dengan Bripka Krisna Maharta, anggota Brimob Polda Jawa Timur asal Mojokerto.

Prosesi akad nikah digelar di Aula Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, Tarate, Pandian, Sumenep, pukul 09.00 WIB. Rabu, 4 Desember 2024.

Perbedaan usia 10 tahun antara Dewi Khalifah (53 tahun) dan Krisna Maharta (43 tahun) tidak menjadi penghalang untuk membangun biduk rumah tangga. Dewi Khalifah, yang menjadi janda sejak 2020, kini melepas statusnya dengan memulai babak baru dalam hidupnya.  

Ibunda Wabup, Nyai Hj. Aqidah Usymuni, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya senang sekali karena sebelumnya anak saya bilang nggak mau nikah lagi. Tahu-tahu sekarang dibukakan hatinya, imannya untuk melangsungkan pernikahan,”

Sebagaimana sabda Nabi, *an-nikahu sunnati, wa man raghiba ‘an sunnati falaysa minni*, bahwa pernikahan itu adalah sunnahku, dan barangsiapa tidak mencintai sunnahku, berarti ia tidak mencintaiku. Jadi saya sangat bahagia,” sambungya.  

Senada dengan ibundanya, Nyi Eva, putra Dewi Khalifah, juga menyampaikan rasa harunya. “Alhamdulillah bahagia, kami mohon doanya, terutama untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Sumenep, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” ungkapnya.

Bripka Krisna memberikan mahar berupa 9,99 gram emas dan seperangkat alat salat. Iring-iringan mempelai pria dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Setibanya di lokasi, Krisna Maharta disambut hangat oleh keluarga besar pondok pesantren. Pernikahan ini menjadi perhatian publik, mengingat latar belakang Krisna sebagai seorang duda dan posisi Dewi Khalifah sebagai Wabup Sumenep.  

Seluruh keluarga dari kedua belah pihak telah memberikan restu penuh untuk pernikahan ini, sehingga diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi perjalanan rumah tangga mereka

Acara ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Sumenep, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kerabat dekat serta kehadiran santri Pondok Pesantren Aqidah Usymuni menambah suasana bahagia itu semakin semarak. (*/zn)

Berita Terkait

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN
Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga
Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran
Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep
Proyek SRT Sumenep Disediakan Anggaran Ratusan Miliar, Status Lahan Masih Bermasalah
Pesan Barang Tanpa Bayar, Pedagang Kelontong di Sumenep Jadi Korban Penipuan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Kepala Dapur SPPG Sapeken Bolos Ngantor, Relawan Layangkan Laporan ke BGN

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:28

Pedagang Tahu Bulat Meninggal di Kamar Kos, Polisi Sebut Autopsi Tak Disetujui Keluarga

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:47

Jalan Lingkar Bandara Sumenep Dibangun Bertahap, Pekerjaan Awal Dapat Porsi Miliaran

Senin, 6 Juli 2026 - 11:13

Kawal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Bemsu Demo Kantor DPRD dan Bupati Sumenep

Berita Terbaru