Solusi untuk PAD dan Kesejahteraan Jukir, Parkir Berlangganan di Bangkalan Akan Diaktifkan Lagi

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, beritadata.id – Setelah melalui evaluasi dan diskusi intensif, Komisi I DPRD Bangkalan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan para juru parkir (jukir) sepakat untuk mengaktifkan kembali sistem parkir berlangganan. Keputusan ini diambil dalam rapat evaluasi yang digelar pada Selasa (11/2/2025).

Ketua Komisi I DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi, menegaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada berbagai masukan, terutama dari para jukir yang selama ini merasa kesulitan dengan sistem parkir konvensional. 

Salah satu keluhan utama adalah hilangnya fasilitas BPJS Kesehatan, yang sebelumnya menjadi hak mereka dalam program parkir berlangganan.

“Juru parkir sangat terbantu dengan akses BPJS melalui program ini. Setelah dihentikan, mereka kehilangan manfaat tersebut. Namun, kami tidak bisa langsung mengembalikan sistem ini begitu saja. Semua harus melalui evaluasi dan perencanaan yang matang agar pelaksanaannya lebih efektif,” jelas Fadhur.

Salah satu poin penting yang disepakati dalam rapat tersebut adalah kewajiban bagi petugas parkir untuk memiliki Surat Keputusan (SK) resmi dari pemerintah daerah. 

SK ini akan berlaku selama satu tahun dan hanya dapat diperpanjang jika kinerja petugas memenuhi standar yang telah ditetapkan melalui evaluasi tahunan.

Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan, Nur Hakim, menyampaikan bahwa pengaktifan kembali parkir berlangganan diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Ia juga menegaskan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 masih relevan sebagai dasar hukum penerapan sistem ini.

“Parkir berlangganan sudah terbukti efektif di berbagai daerah maju. Jika dikelola dengan baik, program ini tidak hanya mendukung pemerintah dalam meningkatkan PAD tetapi juga memberikan jaminan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya para juru parkir,” ungkap Hakim.

Sebagai langkah awal, sistem parkir berlangganan akan dirancang ulang dengan memperhatikan berbagai aspek, termasuk manajemen dan transparansi pengelolaan. Evaluasi berkala akan menjadi kunci keberhasilan program ini di masa mendatang. (*/tep)

Berita Terkait

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah
Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan
Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen
Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan
Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan
Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan
PUG Didorong Sampai Desa, Bappeda Sumenep Tekankan Kesetaraan dalam Pembangunan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:02

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah

Minggu, 13 September 2026 - 03:50

Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:19

Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:17

Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terbaru