Menteri PPPA Serukan Peningkatan Perlindungan Perempuan Pasca Kasus Tragis Mahasiswi UTM

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, beritadata.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyoroti kasus tragis yang menimpa EJ (20), mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam karena mengandung unsur kekerasan dalam hubungan personal yang mencerminkan urgensi perlindungan perempuan.

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Bangkalan, Jumat (6/12), Menteri PPPA disambut oleh Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan, Dr. Arief M. Edie, M.Si, bersama Kapolres Bangkalan, Rektor UTM, dan sejumlah pejabat terkait. Di hadapan media, Menteri PPPA mengutuk keras tindakan pelaku dan menekankan pentingnya keadilan bagi korban.

“Kekerasan seperti ini tidak hanya melukai keluarga korban, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Kami meminta aparat hukum memberikan hukuman berat kepada pelaku,” tegasnya.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap perempuan, terutama dalam relasi personal. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan aparat hukum berkomitmen untuk memastikan kasus serupa tidak terjadi lagi.

Pj Bupati Bangkalan menambahkan, pihaknya sedang mempercepat pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pengarusutamaan gender dan kabupaten layak anak. “Kami berharap Raperda ini segera disahkan agar menjadi dasar hukum dalam melindungi perempuan dan anak dari kekerasan,” ungkapnya.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan melalui pendidikan dan sosialisasi kesetaraan gender. (Red)

Berita Terkait

Gus Navis Melaju Sendiri Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Sumenep
Seleksi Pengisian Empat Kursi Pimpinan OPD Sumenep Nihil Pendaftar
BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak
Operasionalisasi Fasilitas RDF di TPA Sumenep Macet, DLH Berdalih Akibat Perbaikan Bangunan
Kerja Sama DLH Sumenep dengan PT SBI Tak Tuntas, 40 Ton RDF Tak Terjual
DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan
Biosolar B50 Mulai Beredar di Seluruh SPBU Sumenep
Program MBG Tak Berikan Dampak pada Harga Komoditas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:20

Gus Navis Melaju Sendiri Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Sumenep

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:27

Seleksi Pengisian Empat Kursi Pimpinan OPD Sumenep Nihil Pendaftar

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:36

BGN Suspend Ratusan SPPG, Sebanyak 311 Dapur Wilayah Jawa-Madura Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:45

Kerja Sama DLH Sumenep dengan PT SBI Tak Tuntas, 40 Ton RDF Tak Terjual

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:39

DJP Gandeng TNI-Polri Terkait Pajak, KP2KP Sumenep Berdalih untuk Pengamanan

Berita Terbaru