Jaga Kelestarian Pesisir Labuhan, Komunitas Harmoni Abadi Sejati Gelar Aksi Tanam Mangrove

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CINTA ALAM: Komunitas Harmoni Abadi Sejati menggelar aksi tanam mangrove di kawasan TPM Pantai Labuhan, Bangkalan, Sabtu (18/04/2026). (Fadel Abu Aufa for radarpantura.id)

CINTA ALAM: Komunitas Harmoni Abadi Sejati menggelar aksi tanam mangrove di kawasan TPM Pantai Labuhan, Bangkalan, Sabtu (18/04/2026). (Fadel Abu Aufa for radarpantura.id)

BANGKALAN, radarpantura.id – Komunitas Harmoni Abadi Sejati menggelar aksi tanam 10 ribu bibit mangrove. Kegiatan peduli lingkungan itu dilaksanakan di kawasan Taman Pendidikan Mangrove (TPM) Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura, Sabtu (18/04/2026).

Pembina Komunitas Harmoni Abadi Sejati, Neck Ingkirawang mengungkapkan, aksi tanam mangrove itu sejalan dengan visi pemerintah. Khususnya berkaitan dengan upaya menjaga serta merawat kelestarian lingkungan di pesisir pantai.

“Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam menjaga bumi pertiwi. Aksi tanam mangrove merupakan sebuah wujud nyata dalam menjaga ekosistem pesisir,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Harmoni Abadi Sejati, drg. Riany Alim SpKG, mengajak masyarakat terlibat secara aktif dalam menjaga lingkungan. Kata dia, lingkungan yang sehat merupakan sebuah aset berharga yang wajib dirawat sepanjang masa.

“Semoga ke depan, pesisir Madura menjadi makin hijau, terhindar dari banjir rob, dan menjadi tempat yang nyaman bagi biota laut,” tuturnya.

Aktivis lingkungan asal Sumenep, Fadel Abu Aufah, mengapresiasi aksi penanaman 10 ribu bibit mangrove tersebut. Menurutnya, kegiatan serupa sangat strategis untuk menjaga bibir pantai dari ancaman abrasi.

“Dahulu, kawasan ini tandus dan rawan abrasi. Berkat kerja sama berbagai pihak, kini berubah menjadi hutan bakau yang rimbun,” tuturnya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pok Darwis) Payung Kuning, Muhammad Sahril, ikut mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antarpihak dalam menjaga kelestarian lingkungan harus makin dikuatkan.

“Krgiatan tanam mangrove ini sangat bermanfaat untuk kemajuan desa wisata dan kesejahteraan warga,” ucapnya.

Awalnya, kawasan Pantai Labuhan sempat mengalami kerusakan parah akibat abrasi. Namun, terhitung sejak tahun 2013, mulai dilakukan aksi konservasi lingkungan di wilayah setempat.

“Sekarang, kawasan ini sudah bertransformasi menjadi destinasi ekowisata unggulan dan pusat pendidikan lingkungan hidup,” ujarnya.

Kerja keras merawat lingkungan itu pun berhasil memberikan dampak luar biasa. Pengelolaan kawasan TPM Pantai Labuhan mampu meraih penghargaan bergengsi Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras menjaga alam akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan,” pungkasnya. (bus/red)

Berita Terkait

Dilaporkan Dua Kali, Polisi Makan Waktu Empat Bulan untuk Tangkap DPO Penganiayaan
Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah
Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan
Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen
Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan
Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan
Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:08

Dilaporkan Dua Kali, Polisi Makan Waktu Empat Bulan untuk Tangkap DPO Penganiayaan

Senin, 21 September 2026 - 19:02

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah

Minggu, 13 September 2026 - 03:50

Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:19

Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan

Berita Terbaru