SUMENEP, Radarpantura.id – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi Bappeda Sumenep untuk mengingatkan pentingnya persatuan dan gotong royong. Nilai-nilai Pancasila diharapkan terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat serta pelaksanaan pembangunan daerah.
Peringatan setiap 1 Oktober itu juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Semangat Pancasila diharapkan memperkuat kehidupan sosial yang harmonis dan saling menghargai.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengajak masyarakat mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Arif menekankan pentingnya gotong royong, menghargai perbedaan, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat. “Partisipasi masyarakat dalam pembangunan juga menjadi salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila,” katanya.
Bagi Bappeda Sumenep, Pancasila menjadi landasan dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Perencanaan pembangunan diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga serta meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Persatuan dan kebersamaan dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila, Bappeda Sumenep mengajak masyarakat terus menjaga nilai-nilai Pancasila dan memperkuat semangat kebangsaan. “Gotong royong serta kolaborasi diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (*/bus)






