SUMENEP, Radarpantura.id – Ketepatan arah pembangunan daerah bergantung pada perencanaan matang, sinkronisasi program, hingga evaluasi berkelanjutan. Bappeda Sumenep memastikan seluruh tahapan tersebut berjalan selaras dengan prioritas pemerintah daerah.
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, setiap program organisasi perangkat daerah (OPD) harus memiliki target terukur. Keselarasan program diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tidak menyimpang dari sasaran yang telah ditetapkan.
”Peran Bappeda memastikan perencanaan pembangunan terarah, terukur, dan sesuai prioritas daerah. Kami melakukan sinkronisasi dan pengendalian agar program OPD tetap berada pada koridor perencanaan,” katanya.
Menurut Arif, koordinasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk mencegah program pembangunan berjalan secara terpisah. Evaluasi juga dilakukan untuk mengukur capaian sekaligus menentukan langkah perbaikan pada program berikutnya.
”Semua tahapannya kita kawal dengan maksimal,” ujar Arif.
Karakter geografis Sumenep yang mencakup wilayah daratan dan kepulauan turut menjadi pertimbangan dalam penyusunan perencanaan pembangunan. Setiap wilayah membutuhkan pendekatan sesuai potensi dan kebutuhannya agar pembangunan berlangsung lebih merata.
”Yang paling penting, pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, sampai evaluasi harus menjadi satu kesatuan,” tandasnya. (*/bus)






