SUMENEP, Radarpantura.id – Pria berinisial AS, 38 tahun, ditemukan meninggal di sebuah kamar kos Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep. Insiden tersebut baru diketahui warga pada Rabu (15/7).
Kapolsek Sumenep Kota, AKP Maliyanto Effendi, menyebut kepribadian korban adalah sosok pendiam. AS diketahui bekerja sebagai penjual tahu bulat.
“Saat hari terjadinya peristiwa, korban tidak tampak keluar rumah hingga menjelang siang,” ungkap AKP Maliyanto.
Korban sempat dipanggil berulangkali oleh tetangga kamar kos, namun tidak mendapatkan jawaban. Akhirnya warga membuka paksa pintu kamar kos milik korban.
“AS ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kos,” jelasnya.
Tim kepolisian bersama tenaga medis RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep segera mengevakuasi jasad korban. Bersamaan dengan itu, proses olah tempat kejadian peristiwa (TKP) juga langsung digelar.
“Korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi lebih lanjut,” ujarnya.
Namun, kata AKP Maliyanto, upaya autopsi tidak mendapat disetujui oleh keluarga korban. Insiden ini dianggap sebagai musibah yang diterima dengan lapang dada.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti (BB) yang dinilai berkaitan dengan proses penyelidikan. Beberapa di antaranya meliputi kartu identitas korban, telepon seluler, serta barang lain berada di TKP.
“Penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh fakta dan memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana,” pungkasnya. (mif/bus)






