SUMENEP, Radarpantura.id – Warga Dusun Tanjung, Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih, Sumenep digegerkan dengan insiden penemuan mayat. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa siang (30/6) sekitar pukul 13.00 WIB.
Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, menyebut korban bernama Atmawi. Pria berusia 34 tahun itu adalah warga Dusun Pondok Daja, Desa/Kecamatan Batuputih, Sumenep.
Kata Widiarti, keberadaan jasad korban ditemukan oleh salah satu anggota keluarganya yang bernama Enek. Kebetulan, saksi mata sengaja mendatangi lokasi tegalan tempat korban bertani tembakau.
Berdasar keterangan saksi kepada polisi, biasanya korban pulang untuk beristirahat dan makan siang usai nyiram tembakau. Sedangkan saat itu, korban tidak kunjung datang hingga disusul oleh saksi mata ke ladang.
“Sesampainya di lokasi, Enek menemukan Atmawi dalam kondisi telungkup di dalam penampungan air dan sudah tidak bernyawa,” ungkap Widiarti.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi. Tidak lama dari itu, petugas datang dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Saksi-saksi sudah dilakukan pemeriksaan dan jasad korban juga telah dilakukan pemeriksaan luar atau visum et repertum,” jelasnya.
Kapolsek Batuputih, AKP Abu Mahdura mejelaskan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik.
“Korban diduga tersengat listrik lalu jatuh ke dalam penampungan air,” pungkasnya. (mif/bus)






