SUMENEP, radarpantura.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep merotasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama untuk memperkuat kinerja birokrasi. Langkah tersebut ditempuh guna mempercepat pelaksanaan program dan target pembangunan daerah.
Rotasi jabatan ditandai dengan pelantikan serta pengambilan sumpah pejabat di Paseban Agung Sultan Abdurrahman. Kegiatan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sumenep pada Selasa malam (23/6).
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan mutasi merupakan bagian dari penguatan organisasi pemerintahan. Kebijakan itu tidak sekadar pergantian personel dalam struktur birokrasi.
Menurutnya, penyegaran jabatan diperlukan agar organisasi bekerja lebih dinamis dan efektif. Aparatur sipil negara juga dituntut responsif menghadapi tantangan pembangunan yang terus berkembang.
“Pergeseran jabatan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih dinamis,” katanya.
Bupati menjelaskan seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses evaluasi dan pertimbangan. Kompetensi, integritas, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi menjadi dasar penempatan jabatan.
Penugasan baru tersebut disesuaikan dengan kebutuhan strategis pemerintah daerah. Langkah itu diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai program pembangunan.
Fauzi menilai rotasi jabatan juga memberi pengalaman lintas bidang bagi pejabat. Pengalaman tersebut penting untuk melahirkan inovasi dan solusi dalam tata kelola pemerintahan.
Di tengah perubahan regulasi dan perkembangan teknologi, birokrasi harus semakin adaptif. ASN juga diminta meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.
“Kondisi saat ini, pemerintah dituntut lebih cepat dalam mengambil keputusan dan berorientasi hasil,” ujarnya.
Dalam pelantikan tersebut, Didik Wahyudi dipercaya menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. Sementara Wahyu Kurniawan Pribadi dilantik sebagai Asisten Administrasi.
Ahmad Laili Maulidi mendapat amanah sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sedangkan Ahmad Zulkarnaen menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
“Saya minta keempat pejabat yang telah dilantik untuk segera menyesuaikan tugas barunya,” ucap Bupati Fauzi.
Selain itu, seluruh pejabat diminta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjalankan program daerah. Kolaborasi antarlembaga dinilai menjadi faktor penting keberhasilan pembangunan.
“Keberhasilan pemerintah daerah tidak ditentukan oleh satu perangkat daerah saja,” pungkasnya. (*/bus)






