Program TEKAD Dorong Peran BUMDes di Indonesia Timur untuk Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, beritadata.id – Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) semakin memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Indonesia Timur sebagai motor penggerak ketahanan pangan nasional. Program ini mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan program Makan Bergizi Gratis dengan memastikan produksi pangan lokal desa berjalan optimal dan berkelanjutan.

Project Manager TEKAD sekaligus Direktur Pengembangan Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, M. Fachri, menyatakan bahwa penguatan sektor pertanian, perikanan, dan pemasaran desa menjadi fokus utama program ini.

“Ke depan, Program TEKAD ditargetkan mampu mendukung visi misi Presiden Prabowo, terutama dalam menyediakan bahan pangan berkualitas untuk mendukung program makan bergizi gratis,” ujar Fachri, Selasa (17/12/2024).

Fachri menjelaskan bahwa BUMDes dilatih untuk mengelola hasil panen dengan lebih modern dan efisien. Dengan jaringan pemasaran yang telah dibangun, produk-produk dari desa dapat didistribusikan ke sekolah-sekolah dan komunitas untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.

Produksi Pangan Lokal untuk Ekonomi Terpadu

Sejalan dengan arahan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, program ini diarahkan agar desa mampu menjadi pusat produksi pangan lokal yang mendukung program nasional tersebut. Yandri optimistis bahwa kebijakan ini akan menggerakkan ekonomi desa secara signifikan.

“Saya haqqul yaqin, dengan program Makan Bergizi Gratis, ekonomi di desa akan semakin menggeliat. Jika desa belum memiliki produk seperti tomat atau cabai, kembangkanlah. Pasti laku dan mendukung ekonomi terpadu,” ujarnya saat membuka Workshop Nasional Evaluasi Akhir Program TEKAD di Makassar, 18 November 2024.

Dengan langkah konkret ini, BUMDes di wilayah sasaran diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperluas pasar, menjadikan desa sebagai pilar penting dalam ketahanan pangan nasional.

Tentang Program TEKAD

Program TEKAD merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Program ini dilaksanakan di 25 kabupaten di 9 provinsi Indonesia Timur, meliputi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Dengan pendekatan berkelanjutan, Program TEKAD bertujuan meningkatkan nilai tambah ekonomi rumah tangga desa melalui pengembangan mata pencaharian produktif yang mampu menjawab tantangan lokal dan mendukung program nasional yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat desa. (Red)

Berita Terkait

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah
Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan
Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen
Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan
Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan
Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan
PUG Didorong Sampai Desa, Bappeda Sumenep Tekankan Kesetaraan dalam Pembangunan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:02

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah

Minggu, 13 September 2026 - 03:50

Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:19

Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:17

Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terbaru