Mahasiswa KKN UTM di Desa Totosan Sumenep Gelar Pelatihan dan Pendampingan Produksi dan Sertifikasi Halal

Minggu, 13 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, beritadata.id – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan kegiatan pelatihan produksi halal dan sosialisasi pendampingan sertifikasi halal di Desa Totosan, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Acara ini digelar pada hari Sabtu, 12 Oktober 2024, bertempat di Balai Desa Totosan dan dihadiri oleh ibu-ibu PKK yang juga merupakan anggota kelompok tani dan pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK).

Sekretaris Desa Totosan, Ahmad Mawardi, S.Pd.I., memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa UTM yang mengadakan acara ini. “Saya berharap mahasiswa KKN Tematik dapat menggali potensi terbaik desa kami dan memberikan rekomendasi pengembangan yang berguna bagi masa depan Desa Totosan,” ujarnya.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada kelompok tani dan pelaku UMK terkait pentingnya meningkatkan nilai produk pertanian melalui produksi halal dan sertifikasi halal.

Diharapkan dengan adanya sertifikasi halal, para pelaku UMK dapat lebih mudah menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi bagi ibu-ibu PKK yang berperan sebagai kelompok tani dan pelaku usaha.

Dr. Firman Setiawan, SHI., MEI., dosen Universitas Trunojoyo Madura sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bagi mahasiswa KKN Tematik, bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini.

Dalam paparannya, Dr. Firman menekankan pentingnya sertifikasi halal bagi produk-produk UMK agar dapat diterima di pasar global. “Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh para pelaku UMK adalah produk mereka yang belum tersertifikasi halal.

Padahal, sertifikasi halal sangat penting sebagai jaminan bahwa produk tersebut telah memenuhi kriteria syara’ sebagai produk yang dapat dikonsumsi oleh konsumen muslim sehingga dapat dipasarkan di pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Firman menjelaskan bahwa misi mahasiswa KKN Tematik di Desa Totosan adalah untuk mendampingi para pelaku UMK dalam proses sertifikasi halal, sehingga mereka dapat lebih percaya diri dalam memasarkan produk mereka.

Kegiatan ini pun diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya para perempuan yang terlibat dalam kelompok tani dan UMK, melalui peningkatan nilai tambah produk lokal yang bersertifikat halal.

Kegiatan ini berlangsung dengan interaktif, di mana peserta berjumlah 30 orang diberikan kesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber serta mahasiswa KKN terkait langkah-langkah dalam pengurusan sertifikasi halal. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, melihatnya sebagai peluang untuk memperkuat posisi produk mereka di pasar nasional maupun internasional. (*)

Berita Terkait

Buntut Pernyataan Kontroversial, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dilaporkan ke BK Soal Etik
Proyek Renovasi Kantor Bank Jatim Cabang Sumenep Memakan Korban Jiwa
Komisi Informasi dan DPRD Sumenep Perkuat Sinergitas
Ramadhan Berkah, PBV Bharata Muda Berbagi Takjil hingga Santuni Anak Yatim
Survei Penilaian Integritas KPK, Sumenep Raih Nilai 77,58 Tertinggi di Jatim
Perkuat Kemitraan, SKK Migas dan PHE WMO Dukung Kesejahteraan Masyarakat Bangkalan
Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Kualitas SDM Unggul Lewat Program RAD-PG
DPRD Sumenep Usulkan Raperda PWK Sistematis

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:01

Buntut Pernyataan Kontroversial, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dilaporkan ke BK Soal Etik

Sabtu, 18 April 2026 - 07:32

Proyek Renovasi Kantor Bank Jatim Cabang Sumenep Memakan Korban Jiwa

Rabu, 1 April 2026 - 11:00

Komisi Informasi dan DPRD Sumenep Perkuat Sinergitas

Senin, 24 Maret 2025 - 07:59

Ramadhan Berkah, PBV Bharata Muda Berbagi Takjil hingga Santuni Anak Yatim

Rabu, 19 Maret 2025 - 12:56

Survei Penilaian Integritas KPK, Sumenep Raih Nilai 77,58 Tertinggi di Jatim

Berita Terbaru