Terbuka untuk Kepentingan Publik, Bappeda Sumenep: Kritik yang Membangun Perlu Difasilitasi

Selasa, 24 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, beritadata.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Arif Firmanto mengapresiasi kegiatan sekolah anggaran yang digelar oleh Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (Alarm).

Pasalnya, kegiatan sekolah anggaran yang digagas oleh mahasiswa dan para aktivis ini dinilai mimiliki dampak positif dan menunjukan bahwa anak muda masih semangat untuk belajar tentang kebijakan publik dan APBD.

Adapun peserta sekolah anggaran ini terdiri dari mahasiswa, masyarakat sipil, LSM dan wartawan, dengan nara sumber aktivis FITRA Jawa Timur.

Dalam pelaksanaanya, mereka juga dipandu oleh anggota DPRD Sumnenep, Darul Hasyim Fath dan aktivis pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS. Keduanya sebagai pemantik dalam diskusi sekolah anggaran dan kebijakan publik.

Sekolah Anggaran Publik Policy dan Budgeting ini digelar selama tiga hari, yakni ejak 21-23 September 2024. Dimana, pembukaannya berlangsung di aula Bappeda Sumenep, kemudian kegiatan sekolah anggaran ini dilanjutkan di El-Malik Hotel. 

Arif Firmanto menegaskan, Bappeda selalu terbuka untuk kepentingan publik. Apalagi kegiatan tersebut berkaitan dengan pengetahuan kebijakan pemerintah dan membawa nilia-nilai positif di masa depan.

“Jadi siapapun itu, baik itu ormas, LSM, aliansi, forum atau apapun bentuk organisasinya boleh menggunakan fasilitas kantor senyampang untuk kebaikan bersama,” tegas Arif saat dihubungi melalui saluran telepon. Selasa, 24 September 2024.

“Kelompok Alarm ini kritis, jadi sebagai cek and balances kepada pemerintah, kritik yang membangun dalam penyelenggaraan pemerintahan wajib kita fasilitasi,” pungkasnya. (*/zn).

Berita Terkait

Puluhan Siswa SMA Lolos Syarat Pemilih, Bawaslu Sumenep Temukan Nama Pemilih Tak Masuk DPT
Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah
Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan
Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan
RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen
Hari Pramuka 2026, Bappeda Sumenep Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan
Refleksi Kemerdekaan Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan
Canangkan Reaktivasi PosCurhat, Bappeda Sumenep Buka Ruang Aspirasi Perempuan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:47

Puluhan Siswa SMA Lolos Syarat Pemilih, Bawaslu Sumenep Temukan Nama Pemilih Tak Masuk DPT

Senin, 21 September 2026 - 19:02

Bantuan PKH Dibekukan Akibat Judol, Pendamping Tak Ketahui Rekap KPM Bermasalah

Minggu, 13 September 2026 - 03:50

Mantan Kades Kebunan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Polisi Mendadak Hentikan Penyidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46

Warga Pasongsongan Tangkap Maling Trafo Perahu Nelayan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:21

RSUDMA Sumenep Tunjukkan Kualitas Layanan, Indikator Mutu Berada di Atas 90 Persen

Berita Terbaru