Air Bersih dan Ketahanan Pangan di Sumenep Jadi Perhatian Bappenas

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v90), quality = 82?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v90), quality = 82?

SUMENEP, Radarpantura.id – Ketahanan pangan dan ketersediaan air bersih menjadi perhatian Bappenas dalam memetakan kebutuhan pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan Sumenep. Tim meninjau aktivitas pertanian serta berdialog dengan kelompok tani di Desa Beraji, Kecamatan Gapura.

Ketua Tim Program Penyusunan Kebijakan Inovatif Pengembangan WP3K Bappenas, Aditya Widya Pradipta, menyebut sistem penyuluhan pertanian di Gapura turut menjadi bagian pemetaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi sektor pertanian di wilayah setempat.

Tim Bappenas juga meninjau pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Kecamatan Batang-Batang. Kunjungan itu memberikan gambaran mengenai potensi ekonomi masyarakat pesisir sekaligus kebutuhan penguatan kawasan nelayan.

“Persoalan air bersih juga menjadi perhatian dalam kunjungan kami ke Sumenep,” kata Aditya.

Tim mengidentifikasi kebutuhan penguatan infrastruktur air bersih, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan. Kebutuhan tersebut mencakup rehabilitasi jaringan perpipaan serta pembangunan sumur bor.

“Penguatan infrastruktur diperlukan untuk mendukung ketersediaan air bagi masyarakat di kawasan yang memiliki keterbatasan layanan,” jelasnya.

Ketahanan pangan serta air dan energi merupakan bagian dari dimensi kajian pengembangan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (WP3K). Kajian itu juga mencakup transformasi ekonomi, konektivitas, lingkungan, serta kondisi sosial ekonomi.

“Temuan lapangan tersebut akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi kebijakan pengembangan kawasan pesisir dan kepulauan,” tegas Aditya. (*/bus)

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Kendalikan Angka Kemiskinan Sumenep, Bappeda Dorong Intervensi Berbasis Wilayah
Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026
Hari Kesaktian Pancasila, Bappeda Sumenep Ajak Perkuat Gotong Royong
Bappeda Sumenep Kawal Pembangunan dari Perencanaan hingga Evaluasi
Kepala Bappeda Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Batik, Bukan Sekadar Dipakai
Hilirisasi Garam Sumenep Mulai Dikaji, Bappeda Sumenep dan Bappenas Bahas Produk Premium hingga Garam SPA
Bappeda Sumenep Bersama Bappenas dan PLN Bahas Konversi PLTD ke PLTS untuk Wilayah Kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:14

Bappeda Sumenep Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:10

Kendalikan Angka Kemiskinan Sumenep, Bappeda Dorong Intervensi Berbasis Wilayah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:06

Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:03

Hari Kesaktian Pancasila, Bappeda Sumenep Ajak Perkuat Gotong Royong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:57

Bappeda Sumenep Kawal Pembangunan dari Perencanaan hingga Evaluasi

Berita Terbaru

KOMPAK: Pegawai Bappeda Sumenep berfoto bersama di depan stand. (Bappeda Sumenep for Radarpantura.id)

Daerah

Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:06