Perlindungan Relawan SPPG Belum Maksimal, DPRD Sumenep Desak Pemenuhan Hak Pekerja

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Relawan SPPG sedang mengolah menu MBG. (Radarpantura.id/Istimewa)

ILUSTRASI: Relawan SPPG sedang mengolah menu MBG. (Radarpantura.id/Istimewa)

SUMENEP, radarpantura.id – Sebanyak 902 relawan dapur SPPG di Kabupaten Sumenep belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. DPRD Sumenep mengingatkan seluruh hak pekerja harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Data tersebut mengacu pada pendataan hingga akhir Juni 2026. Hingga kini, tingkat kepesertaan relawan SPPG dalam program BPJS Ketenagakerjaan baru mencapai 73,62 persen.

Account Representative BPJS Ketenagakerjaan Sumenep Astri Paramita membenarkan masih banyak relawan yang belum terdaftar. Pendataan terus dilakukan seiring bertambahnya jumlah dapur SPPG yang beroperasi.

Berdasarkan data awal Juni 2026, terdapat 114 dapur SPPG aktif di Kabupaten Sumenep. Seluruh dapur tersebut mempekerjakan sekitar 3.420 relawan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 2.518 relawan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara sekitar 902 relawan lainnya belum memperoleh perlindungan program tersebut.

“Data dari provinsi yang masuk ke kami hanya 95 dapur SPPG,” ungkap Astri, Senin (29/6).

BPJS Ketenagakerjaan terus berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah dan Koordinator Kecamatan SPPG. Langkah itu dilakukan untuk memperbarui data dapur aktif beserta jumlah relawannya

Sebagian pengelola dapur juga melaporkan data kepesertaan secara mandiri. Pendataan tersebut membantu mempercepat proses pembaruan data relawan.

“Ada juga sebagian SPPG yang melaporkan secara mandiri kepada kami,” ujarnya.

Koordinasi lintas sektor mulai digencarkan sejak April 2026. Hasilnya, BPJS mengetahui jumlah dapur SPPG aktif ternyata melebihi data awal dari pemerintah provinsi.

“Melalui laporan itu kami mengetahui bahwa jumlah SPPG di Sumenep ternyata lebih dari 95 dapur,” jelasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Mulyadi meminta seluruh hak pekerja dipenuhi tanpa pengecualian. Termasuk hak memperoleh perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Mulyadi, DPRD belum menerima penjelasan resmi mengenai regulasi kepesertaan relawan SPPG. Hingga kini juga belum ada koordinasi dari pengelola SPPG maupun Badan Gizi Nasional.

“Baik dari pihak SPPG atau bahkan BGN, tidak ada koordinasi sama sekali dengan DPRD,” katanya.

DPRD memastikan akan menindaklanjuti persoalan tersebut apabila menerima laporan resmi dari masyarakat. Pemenuhan hak relawan tetap menjadi perhatian lembaga legislatif.

“Kami menunggu laporan secara resmi dari masyarakat, baru nanti bisa dilakukan langkah tindak lanjut,” pungkasnya. (*/bus)

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Kendalikan Angka Kemiskinan Sumenep, Bappeda Dorong Intervensi Berbasis Wilayah
Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026
Hari Kesaktian Pancasila, Bappeda Sumenep Ajak Perkuat Gotong Royong
Bappeda Sumenep Kawal Pembangunan dari Perencanaan hingga Evaluasi
Kepala Bappeda Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Batik, Bukan Sekadar Dipakai
Air Bersih dan Ketahanan Pangan di Sumenep Jadi Perhatian Bappenas
Hilirisasi Garam Sumenep Mulai Dikaji, Bappeda Sumenep dan Bappenas Bahas Produk Premium hingga Garam SPA

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:14

Bappeda Sumenep Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:10

Kendalikan Angka Kemiskinan Sumenep, Bappeda Dorong Intervensi Berbasis Wilayah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:06

Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:03

Hari Kesaktian Pancasila, Bappeda Sumenep Ajak Perkuat Gotong Royong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:57

Bappeda Sumenep Kawal Pembangunan dari Perencanaan hingga Evaluasi

Berita Terbaru

KOMPAK: Pegawai Bappeda Sumenep berfoto bersama di depan stand. (Bappeda Sumenep for Radarpantura.id)

Daerah

Bappeda Sumenep Raih Stand Terbaik MNV 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:06