BPJS Ketenagakerjaan Bangkalan Serahkan Santunan bagi Ahli Waris THL, Bukti Komitmen Perlindungan Pekerja

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BANGKALAN, beritadata.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada tenaga non-ASN (Tenaga Harian Lepas/THL). Dalam acara resmi, Pj. Bupati Bangkalan, Dr. H. Arief M. Edie, M.M.Si, secara simbolis menyerahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris THL yang telah meninggal dunia.

Total santunan yang diberikan mencapai ± Rp 542 juta, mencakup jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT), serta beasiswa pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan. Pps. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, Diny Firmani Rahmah, menjelaskan bahwa beasiswa ini akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan anak, dari TK hingga perguruan tinggi.

“Santunan ini merupakan bentuk perlindungan sosial bagi tenaga kerja non-ASN. Kami memastikan bahwa selama mereka bekerja dan menerima upah dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan, hak-hak mereka tetap terlindungi,” ujar Diny.

Pj. Bupati Bangkalan, Arief M. Edie, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap tenaga kerja non-ASN yang berkontribusi dalam pelayanan publik.

“Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan BPJS Ketenagakerjaan semakin fleksibel dalam mengakomodasi kondisi tenaga kerja, terutama terkait administrasi yang masih memerlukan penyempurnaan,” katanya.

Selain menyerahkan santunan, Arief juga menjelaskan bahwa mulai 2025, seluruh tenaga kontrak di pemerintahan daerah akan dihentikan dan harus mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, pemerintah berkomitmen memastikan hak-hak tenaga kerja tetap terpenuhi selama masa transisi.

Santunan yang diberikan merupakan bentuk nyata perlindungan sosial bagi tenaga kerja non-ASN yang telah berkontribusi bagi pelayanan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka. (Red)

Berita Terkait

Respons Dugaan Penyimpangan BBM, Pemkab Sumenep Janji Bentuk Satgas Pengawasan
Buntut Pernyataan Kontroversial, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dilaporkan ke BK Soal Etik
Proyek Renovasi Kantor Bank Jatim Cabang Sumenep Memakan Korban Jiwa
Komisi Informasi dan DPRD Sumenep Perkuat Sinergitas
Bawaslu dan Kemenag Sumenep Teken MoU Komitmen Wujudkan Pendidikan Demokrasi
Ramadhan Berkah, PBV Bharata Muda Berbagi Takjil hingga Santuni Anak Yatim
Survei Penilaian Integritas KPK, Sumenep Raih Nilai 77,58 Tertinggi di Jatim
Perkuat Kemitraan, SKK Migas dan PHE WMO Dukung Kesejahteraan Masyarakat Bangkalan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:45

Respons Dugaan Penyimpangan BBM, Pemkab Sumenep Janji Bentuk Satgas Pengawasan

Jumat, 24 April 2026 - 09:01

Buntut Pernyataan Kontroversial, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dilaporkan ke BK Soal Etik

Sabtu, 18 April 2026 - 07:32

Proyek Renovasi Kantor Bank Jatim Cabang Sumenep Memakan Korban Jiwa

Rabu, 1 April 2026 - 11:00

Komisi Informasi dan DPRD Sumenep Perkuat Sinergitas

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:01

Bawaslu dan Kemenag Sumenep Teken MoU Komitmen Wujudkan Pendidikan Demokrasi

Berita Terbaru